Arus Informasi Bebas Ancam Anak Zaman Now
- 07 Apr 2026 23:33 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Perubahan pola distribusi informasi dalam satu dekade terakhir menjadi tantangan baru di era digital, khususnya bagi anak-anak yang belum memiliki kemampuan menyaring informasi secara tepat.
Bussiness and Community Lead Telkom AI Centre Aceh, Jurnalis JH, menyoroti fenomena perubahan besar dalam cara masyarakat mengakses informasi. Ia menyebut, dalam 10 tahun terakhir, pola konsumsi informasi telah bergeser dari aktif mencari menjadi pasif menerima.
“Kalau dulu zaman kita sekolah, informasi itu harus dicari , beli koran, baca buku, nonton berita. Jadi informasi yang kita terima sesuai dengan apa yang kita cari. Sedangkan 10 tahun terakhir ini berubah, informasi itu sampai ke kita tanpa kita inginkan,” ujar Jurnalis saat berbincang bersama RRI Banda Aceh, Senin 6 April 2026.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi masalah utama karena informasi yang diterima tidak lagi melalui proses penyaringan. “Informasi itu enggak tersaring. Bahkan saat kita bangun tidur, berbagai informasi langsung masuk ke handphone kita tanpa kita minta,” sebutnya.
Ia menambahkan, orang dewasa umumnya masih mampu memilah informasi, namun hal itu tidak berlaku bagi anak-anak. “Kalau sampai ke anak-anak, mereka belum punya kemampuan filter. Mereka menyerap informasi itu seperti ilmu baru dan bisa menganggapnya sebagai kebenaran,” jelasnya.
Jurnalis juga mengingatkan bahaya disinformasi dan hoaks yang terus berulang. “Informasi yang salah kalau disampaikan terus-menerus bisa menjadi seolah-olah benar. Ini yang berbahaya untuk anak-anak,” tegasnya.
Ia mendukung langkah pembatasan penggunaan media sosial bagi anak sebagai upaya preventif agar paparan informasi yang tidak tepat dapat diminimalkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....