Aceh Punya Potensi Jadi Pusat Industri Pertanian Halal

  • 27 Apr 2025 22:42 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh : Aceh memiliki potensi luar biasa dalam sektor pertanian dan perikanan yang belum tergarap maksimal. Peluang besar ini dapat menjadi daya tarik utama bagi para investor, baik dari dalam maupun luar negeri.

"Sektor pertanian halal menjadi salah satu nilai jual yang sangat menjanjikan untuk dikembangkan. Produk-produk organik, herbal, serta olahan berbasis nilai-nilai syariah bisa menjadi ikon baru ekonomi Aceh," ujar Dr. Surna Lastri, SE., M.Si., STT., CSBA, Dosen Tetap Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh, saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif bersama RRI, Jumat (25/4/2025).

Menurut Surna, keunikan ini bukan hanya soal bahan baku, tapi juga filosofi hidup masyarakat Aceh yang selaras dengan prinsip-prinsip halal dan thayyib. Ini bisa dikemas dalam produk-produk bernilai ekspor yang berdaya saing tinggi.

Namun demikian diungkapkannya, tantangan infrastruktur masih menjadi hambatan dalam menarik investasi. Aksesibilitas ke beberapa wilayah produksi belum sepenuhnya memadai.

Dr. Surna Lastri, SE., M.Si., STT., CSBA, (Foto : kiri) Dosen Tetap Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh, saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif bersama RRI, Jumat (25/4/2025).

Beberapa kota besar memang sudah memiliki fasilitas yang layak, namun masih banyak daerah tertinggal yang belum tersentuh pembangunan. Hal ini berpengaruh langsung terhadap efisiensi rantai pasok.

Untuk itu, integrasi antara hulu dan hilir dalam rantai pasok sangat dibutuhkan. Tidak hanya untuk memenuhi pasar lokal, tetapi juga untuk meningkatkan nilai ekspor secara berkelanjutan.

Konsep industri berbasis pertanian dan perikanan yang terintegrasi dapat menjadi solusi jangka panjang. "Jika dilakukan dengan serius, Aceh bisa menjadi pusat produksi halal unggulan ditingkatkan nasional maupun mancanegara," pungkasnya.

Rekomendasi Berita