Pemkab Aceh Besar Tegaskan Pentingnya Kolaborasi dalam Layanan Kesehatan
- 26 Agt 2026 18:05 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Aceh Besar - Wakil Bupati Aceh Besar, Syukri A. Jalil menegaskan pembangunan kesehatan masyarakat, tidak dapat dilakukan hanya oleh satu instansi, tetapi membutuhkan kolaborasi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan. Hal itu disampaikan Syukri saat membuka Pertemuan Penguatan Lintas Program dan Lintas Sektor (LP/LS), dalam Implementasi Pelayanan Kesehatan Primer dan Komunitas, yang berlangsung di Hotel Permata Hati, Jalan Rel Kereta Api, Gampong Meunasah Manyang, di Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Wakil Bupati, Syukri mengungkapkan bahwa kesehatan merupakan kebutuhan dasar manusia, yang tidak dapat diabaikan. Kesehatan juga tidak hanya menyangkut kondisi fisik, tetapi mencakup kesehatan mental dan pikiran. Kegiatan ini digelar untuk memperkuat koordinasi dan advokasi, dalam rangka implementasi pelayanan kesehatan primer, dan komunitas di Kabupaten Aceh Besar.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Kesehatan beserta seluruh jajaran yang telah berinisiatif melaksanakan kegiatan pertemuan penguatan lintas program dan lintas sektor implementasi pelayanan kesehatan primer dan komunitas pada hari ini,” ujar Syukri.
Syukri menambahkan pentingnya sektor kesehatan juga tercermin dalam kebijakan pemerintah, yang memberikan perhatian besar terhadap penganggaran bidang kesehatan dan pendidikan. Bahkan apabila APBD minim, sektor kesehatan tidak boleh diabaikan. Seperti halnya sektor pendidikan.
Pihaknya menekankan, pelayanan kesehatan tidak mungkin hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan beserta jajarannya. Pelaksanaannya membutuhkan keterlibatan berbagai organisasi perangkat daerah, pemerintah kecamatan, fasilitas kesehatan, organisasi profesi, mitra pembangunan kesehatan, dan unsur masyarakat.
Pemerintah kecamatan dan Puskesmas, juga memiliki peran strategis dalam memastikan berbagai program kesehatan dapat berjalan hingga ke tingkat masyarakat. Ia menegaskan, camat memiliki kewenangan luas dalam mengoordinasikan berbagai sektor pembangunan di wilayahnya, termasuk pendidikan dan kesehatan.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi forum untuk menyamakan persepsi, visi, tujuan, serta memperkuat koordinasi antar instansi dalam implementasi pelayanan kesehatan primer dan komunitas. Secara khusus, kegiatan itu bertujuan meningkatkan komitmen para pemangku kebijakan, pimpinan daerah, lintas program, lintas sektor, organisasi profesi, mitra pembangunan kesehatan, dan pihak terkait lainnya dalam memperkuat implementasi program kesehatan primer dan komunitas.
Penguatan tersebut mencakup pelayanan kesehatan keluarga, tata kelola pelayanan kesehatan primer, promosi kesehatan dan kesehatan komunitas, pelayanan bagi kelompok rentan, serta penguatan fasilitas dan mutu pelayanan kesehatan primer.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Aceh, Kabag Kesra Aceh Besar, Kepala Bappeda Aceh Besar, Kepala DPMG Aceh Besar. Hadir juga Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Besar, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh Besar, Kepala Dinas PPKB dan P3A Aceh Besar, Kepala Dinas Pangan Aceh Besar, serta para camat dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....