Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah jelang Idul Adha

  • 12 Mei 2026 20:17 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Aceh Besar - Dalam rangka menyambut Idul Adha 1447 Hijriah sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar, melalui Dinas Pangan menggelar pangan murah di halaman Kantor Camat Sukamakmur, Sibreh, Aceh Besar, pada Selasa, 12 Mei 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk intervensi pemerintah daerah, untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang hari besar keagamaan yang biasanya diiringi kenaikan harga pangan. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah. Gelaran pangan murah ini terselenggara atas kerja sama Dinas Pangan Aceh Besar dengan Perum Bulog Kantor Wilayah Aceh serta Bank Indonesia (BI).

Kehadiran BI dalam kegiatan tersebut tidak hanya mendukung penyediaan bahan pangan, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat, terkait sistem pembayaran non-tunai melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Adapun sejumlah komoditas yang disediakan dalam kegiatan tersebut antara lain beras premium 5 kilogram seharga Rp. 60.000, minyak goreng 2 liter Rp. 40.000, telur ayam satu papan Rp. 47.000, gula pasir 2 kilogram Rp. 32.000, cabai merah setengah kilogram Rp15.000, serta bawang merah setengah kilogram Rp. 20.000.

Total nilai paket pangan tersebut sebesar Rp. 214.000, dengan harga yang relatif lebih murah dibandingkan harga pasar. Menariknya, dalam kegiatan tersebut BI juga menyediakan garam Dolpin ukuran 250 gram dengan harga simbolis Rp.1, yang pembayarannya diwajibkan menggunakan QRIS. Hal ini dilakukan sebagai bentuk edukasi langsung kepada masyarakat agar semakin terbiasa menggunakan metode pembayaran digital.

Kepala Dinas Pangan Aceh Besar, Alyadi mengatakan bahwa kolaborasi dengan Bank Indonesia merupakan langkah strategis dalam mendorong literasi keuangan digital di tengah masyarakat.

“Pada gelar pangan murah kali ini, kami mengundang BI untuk bersinergi, khususnya dalam sosialisasi pembayaran melalui QRIS. Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa transaksi tidak harus selalu menggunakan uang tunai, tetapi juga dapat dilakukan secara non-tunai melalui mobile banking atau aplikasi pembayaran lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi, Informasi, dan Cadangan Pangan Dinas Pangan Aceh Besar, Idarlaila menambahkan bahwa kegiatan pangan murah ini akan terus diupayakan secara berkelanjutan dan menyasar berbagai kecamatan lainnya di Aceh Besar, terutama wilayah yang membutuhkan intervensi harga.

“Program ini merupakan salah satu langkah konkret pemerintah dalam menjaga keterjangkauan pangan masyarakat serta memastikan ketersediaan stok tetap aman menjelang hari besar keagamaan,” ungkapnya.

Salah seorang warga, Aminah (58), mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Aceh Besar atas pelaksanaan pangan murah di daerahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....