Pemkab Aceh Besar Siapkan Langkah Strategis Antisipasi Bencana Kekeringan
- 27 Jul 2026 23:02 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Aceh Besar - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar, bersama Forkopimda dan OPD terkait akan segera mengantisipasi bencana kekeringan yang melanda wilayah setempat, dalam beberapa waktu terakhir. Hal tersebut sebagai upaya penyediaan air bersih untuk masyarakat dan mencegah gagal panen pada lahan pertanian yang dikerjakan para petani di Aceh Besar. Bupati Aceh Besar, Muharram Idris mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk mengambil langkah-langkah strategis demi mencari solusi, dalam menanggulangi musibah kekeringan yang sedang melanda ini.
Menurut Bupati Aceh Besar, saat ini sedang terjadi musim kemarau. Oleh karena itu, Pemkab Aceh Besar bersama Forkopimda dan OPD akan bekerja ekstra untuk melakukan langkah-langkah cepat dalam penanggulangan bencana kekeringan.
"Kita akan terus berupaya untuk melakukan berbagai langka dalam penanggulangan bencana kekeringan ini. Pemkab Aceh Besar dan Forkopimda hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan solusi kepada masyarakat yang terdampak kekeringan," ujar Syech Muharram, saat memimpin rapat penanggulangan bencana kekeringan, di Aula Kantor Bupati Aceh Besar, pada Senin, 27 Juli 2026.
Wabup Aceh Besar, Syukri mengungkapkan, untuk menangani musibah kekeringan ini, perlu juga menemui Komunitas Tani di setiap kecamatan, agar mudah melakukan koordinasi terkait daerah prioritas yang diperlukan dalam penanganan bencana kekeringan tersebut.
Salah satu solusi lainnya adalah mempersiapkan proses BTT (Belanja Tidak Terduga) untuk bencana kekeringan adalah dana darurat dari APBD yang disiapkan pemerintah daerah guna membiayai kebutuhan mendesak, seperti distribusi air bersih dan pembuatan sumur bor, setelah status tanggap darurat ditetapkan.
Sementara itu, Plt Kadistan Aceh Besar Imam Munandar menyebutkan, pihaknya segera berkoordinasi dengan para mantri tani se-Aceh Besar untuk mendata jumlah lahan yang mengalami dampak akibat kekeringan.
Adapun dalam rapat tersebut, juga dinilai perlu segera melakukan shalat istisqa (shalat minta hujan) dan menetapkan status darurat kekeringan disertai dengan mengaktifkan posko untuk memudahkan koordinasi dengan semua pihak-pihak terkait.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....