Kementerian Kebudayaan Dorong Produktivitas Sineas Aceh

  • 02 Sep 2025 14:22 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Manajemen Talenta Nasional Seni Budaya (MTN Seni Budaya), menghadirkan program MTN Ikon Inspirasi di Banda Aceh. Program ini menjadi bagian dari rangkaian Road to Aceh Film Festival 2025, menghadirkan sineas terkemuka Hanung Bramantyo, serta aktor muda berbakat Yusuf Mahardika, untuk berbagi kisah, berdiskusi, dan memberi inspirasi kepada generasi muda Aceh. Kegiatan tersebut berpusat di Auditorium Ali Hasjmy Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, pada Sabtu (30/8/2025).

Direktur Bina SDM, Lembaga, Pranata Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembina Kebudayaan, Kementerian Kebudayaan RI, Irini Dewi Wanti, turut menyampaikan, MTN sebagai sebuah trayektori untuk mendorong dan merekognisi talenta-talenta untuk menuju pentas internasional.

“Maka kita pilih AFF ini sebagai tempat pertemuan di tingkat pembibitan talenta. Teman komunitas di Aceh, sangat produktif dalam kegiatan film dan anak mudanya juga sangat antusias dalam minat dan passion mereka tentang film ini yang harus kita gali lebih dalam lagi.

Produser Film yang juga tim ahli dari MTN Seni Budaya, Vivian Idris menjelaskan MTN Seni Budaya adalah program prioritas nasional yang dikelola Kementerian Kebudayaan. Program ini bertujuan untuk menjaring, mengembangkan, dan mempromosikan talenta seni budaya Indonesia secara terstruktur dan berkelanjutan. MTN Seni Budaya menghubungkan talenta dengan berbagai peluang pengembangan kapasitas dan akses pasar, baik nasional maupun global.

“Para talenta dari berbagai daerah mulai dari pra bibit hingga unggul, semua berhak mendapat kesempatan. Lewat medium film, kami ingin anak-anak muda Aceh yakin bahwa mereka bisa bersuara dan berkontribusi dalam lanskap budaya Indonesia,” ujarnya.

Direktur Aceh Film Festival, Jamaluddin Phonna menegaskan kegiatan ini melengkapi rangkaian Road to Aceh Film Festival 2025. Adapun sejak bulan Juni dimulai dengan program layar tancap Gampong Film keliling desa, dan puncaknya nanti AFF di awal bulan September. Dengan adanya kegiatan MTN Ikon inspirasi, saya berharap bisa menambahkan minat para peserta dalam bidang perfilman.

“Kegiatan Aceh Film Festival ini menjadi sebuah kanal baru dan muara baru bagi orang-orang yang ingin mengenal syariat di Aceh. Saya sendiri sangat penasaran film yang dipilih nantinya akan seperti apa, karena film pembukanya saja tentang kondisi di Gaza, bagi saya itu sangat luar biasa,” jelas Jamaluddin kepada RRI pada Senin (1/9/2025).

Rekomendasi Berita