Jemaah Haji Aceh Diminta Cermati Aturan Bagasi

  • 19 Jun 2026 06:31 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Seiring berlangsungnya proses kepulangan jemaah haji Aceh dari Tanah Suci, jemaah diimbau untuk memperhatikan ketentuan bagasi kabin agar tidak mengalami kendala saat keberangkatan dari Arab Saudi menuju Indonesia.

PLH General Manager Garuda Indonesia Branch Office Banda Aceh, Jufriandi mengatakan, berdasarkan pengalaman penanganan jemaah di Jeddah dan Madinah, masih ditemukan sejumlah jemaah dari berbagai kelompok terbang yang membawa barang kabin melebihi batas yang telah ditentukan maskapai.

"Banyak jemaah yang sudah menyiapkan barang bawaan, khususnya kabin, tetapi harus disweeping oleh petugas karena sudah melampaui berat yang ditentukan," ujarnya saat diwawancarai RRI Banda Aceh, Jum’at 12 Juni 2026.

Menurutnya, petugas di bandara menerapkan aturan secara tegas terhadap barang bawaan yang tidak sesuai ketentuan. Barang yang melebihi batas berat kabin akan dipisahkan dan tidak diizinkan masuk ke dalam pesawat. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan barang milik jemaah tidak dapat dibawa pulang.

Karena itu, Jufriandi meminta petugas haji di Jeddah dan Madinah terus mengintensifkan sosialisasi kepada jemaah maupun ketua kloter. "Kita masih ada waktu untuk melakukan sosialisasi ini agar barang-barang yang dibawa tidak mubazir. Petugas dapat menyampaikan kepada jemaah sehingga tidak perlu terjadi hal seperti itu," tambahnya.

Ia berharap seluruh jemaah haji Aceh yang sedang bersiap kembali ke daerah asal dapat mematuhi aturan bagasi yang berlaku. Dengan memahami ketentuan tersebut sejak awal, proses kepulangan jemaah dari Tanah Suci hingga tiba kembali di Aceh dapat berjalan lancar, aman, dan tanpa kendala terkait barang bawaan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....