Jemaah Haji Lansia Dapat Kursi Prioritas saat Berada di Pesawat
- 24 Apr 2026 15:25 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Garuda Indonesia Aceh menyiapkan layanan khusus bagi jemaah haji lanjut usia (lansia) dan berkebutuhan khusus selama penerbangan menuju Tanah Suci tahun 2026.
General Manager Garuda Indonesia Aceh, Jupriandi, dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Selasa 23 April 2026 mengatakan pelayanan untuk jemaah lansia secara umum sama seperti penerbangan reguler, namun dengan perhatian lebih pada aspek kenyamanan dan keselamatan.
Menurut Jupriandi, salah satu prioritas utama adalah penempatan kursi bagi jemaah lansia di bagian depan pesawat agar memudahkan mobilitas dan mengurangi kelelahan. “Kita prioritaskan duduk di depan agar memudahkan mereka, jangan terlalu lama berdiri atau berjalan karena itu bisa menimbulkan kelelahan,” ujarnya.
Selain posisi duduk, Garuda Indonesia juga memastikan ruang duduk atau seat pitch yang lebih lega sehingga jemaah dapat duduk dengan nyaman selama penerbangan yang berlangsung lebih dari tujuh jam.
Pada proses boarding, Garuda Indonesia menyiapkan kursi roda bagi jemaah yang membutuhkan agar tidak perlu berjalan jauh menuju pesawat.
Penggunaan garbarata di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda juga dinilai akan sangat membantu, karena tersedia fasilitas lift sehingga jemaah lansia tidak perlu naik tangga yang berisiko menyebabkan cedera. “Mereka nanti akan boarding melalui lift sehingga tidak perlu berjalan jauh dan naik tangga,” katanya.
Dari sisi layanan selama penerbangan, Garuda Indonesia menyiapkan pilihan makanan khusus bagi jemaah lansia. Selain menu khas Aceh bertema “Garuda Rasa”, maskapai juga menyediakan makanan alternatif seperti bubur siap saji.
Jupriandi menjelaskan, penyediaan makanan khusus tersebut telah dikoordinasikan dengan tim kesehatan agar tidak mengganggu kondisi kesehatan jemaah.
“Kita juga menyiapkan pilihan lain seperti bubur untuk lansia agar tetap bisa makan dengan nyaman,” katanya.
Ia menegaskan asupan makanan menjadi perhatian penting karena perjalanan menuju Arab Saudi memakan waktu lebih dari tujuh jam. Jemaah diharapkan tetap memiliki energi saat tiba di Jeddah atau Madinah untuk melanjutkan rangkaian ibadah.
“Kalau jemaah tidak makan di pesawat, tentu akan berpengaruh terhadap kesehatan mereka setibanya di sana, apalagi harus menghadapi cuaca dan aktivitas ibadah yang cukup padat,” ujarnya.
Dengan berbagai layanan tersebut, Garuda Indonesia berharap perjalanan jemaah haji Aceh, khususnya lansia dan berkebutuhan khusus, dapat berlangsung aman, nyaman, dan tetap terjaga kesehatannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....