Jemaah Haji Diminta Kurangi Aktivitas Sebelum Berangkat

  • 16 Mei 2025 01:59 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh menegaskan pentingnya kesiapan fisik dan mental bagi jemaah haji asal Aceh dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua MPU Aceh, Tgk. Faisal Ali, dalam dialog bersama RRI Banda Aceh, Senin (14/5/2025).

Menurut Tgk. Faisal Ali, ibadah haji tidak hanya menuntut kekuatan spiritual, tetapi juga memerlukan kesiapan fisik yang prima karena hampir seluruh rangkaian rukun haji bersifat fisik. “Dari lima rukun haji, hanya satu yang berkaitan dengan hati, yakni niat. Sementara empat lainnya—seperti wukuf di Arafah, tawaf, sai, dan tahallul—semuanya membutuhkan kekuatan fisik,” jelasnya.

Ia menyebutkan bahwa banyak jemaah, khususnya dari Aceh, menghadapi kelelahan sebelum keberangkatan akibat berbagai tradisi dan kegiatan adat seperti peusijuk dan kenduri yang padat. Hal ini membuat sebagian jemaah kelelahan bahkan kurang istirahat menjelang keberangkatan.

“Seminggu sebelum berangkat, banyak jemaah kita tidak bisa tidur karena berbagai acara adat. Padahal energi sangat dibutuhkan, apalagi saat memasuki tahapan perjalanan dan pelaksanaan ibadah di Tanah Suci,” ujar ulama yang akrab disapa Lem Faisal ini.

Karena itu, ia mengimbau agar kegiatan-kegiatan yang bersifat tidak wajib atau terlalu formal dapat disederhanakan, termasuk pada saat keberangkatan dari asrama haji. Hal ini perlu menjadi perhatian Kementerian Agama dan pihak terkait.

MPU juga mendorong edukasi kesehatan secara intensif kepada para jemaah, terutama yang sudah lanjut usia, agar mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik. Menurutnya, pelaksanaan ibadah seperti umrah dan haji memerlukan stamina dan kondisi tubuh yang sehat karena hampir seluruh rukun dilakukan secara aktif.

“Kalau tidak disiapkan dengan baik sejak di kampung halaman, maka akan sangat berat bagi jemaah, terutama lansia, untuk menyelesaikan rangkaian ibadah haji dengan sempurna,” tegas Tgk. Faisal.

Tgk Faisal juga mengapresiasi atas persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025 oleh Kementerian Agama yang dinilai semakin membaik. Ia berharap sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat terus ditingkatkan agar jemaah Aceh dapat menjadi haji yang mabrur dan kembali dalam keadaan sehat serta penuh berkah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....