Jemaah Haji Ganguan Kesehatan Berat Tidak Layak Berangkat

  • 24 Apr 2025 17:54 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh menegaskan bahwa jemaah calon haji yang mengalami gangguan kesehatan berat seperti gagal ginjal dan demensia tidak diperbolehkan untuk berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini. Hal ini disampaikan oleh dr. Iman Murahman, Sp.KKLP, MKM, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Aceh, dalam wawancara bersama RRI Banda Aceh, Selasa (15/4/2025).

“Jemaah dengan gagal ginjal yang menjalani hemodialisis tidak memenuhi syarat untuk diberangkatkan karena risikonya sangat tinggi. Begitu pula dengan demensia berat, karena dikhawatirkan mereka bisa hilang saat berada di tempat suci seperti Masjidil Haram atau Masjid Nabawi,” ujar dr. Iman.

Ia menekankan bahwa proses seleksi kesehatan jemaah harus dilakukan secara ketat untuk menjamin keselamatan dan kelancaran ibadah. Meski begitu, menurutnya, secara umum persentase jemaah yang telah melalui pemeriksaan kesehatan sudah mendekati 100% di sebagian besar wilayah Aceh.

Dari total kuota jemaah haji Provinsi Aceh tahun ini yang berjumlah 4.329 orang, ditambah kuota lansia sebanyak 219 orang, jumlah jemaah yang telah menjalani pemeriksaan kesehatan mencapai 4.588 orang. Angka ini sudah termasuk calon jemaah cadangan. Dari jumlah tersebut, yang telah terinput dalam Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohatkes) sebanyak 4.541 orang.

Namun, masih terdapat 22 orang jemaah yang belum menjalani pemeriksaan kesehatan. Sebagian besar di antaranya berasal dari Kabupaten Aceh Tamiang (8 orang), Aceh Besar (8 orang), Pidie (7 orang), Aceh Barat, dan Bireuen. Wilayah lain seperti Sabang, Langsa, Lhokseumawe, Subulussalam, Nagan Raya, Aceh Jaya, Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Aceh Singkil dilaporkan hampir seluruh jemaahnya telah menyelesaikan tahapan pemeriksaan.

“Masih ada waktu tambahan dari pusat, dan kami berupaya untuk memaksimalkan kesempatan ini agar seluruh jemaah dapat memenuhi persyaratan keberangkatan, baik yang belum input data maupun yang sedang kita evaluasi kembali kelayakan kesehatannya,” kata dr. Iman.

Dinkes Aceh berharap seluruh calon jemaah dapat menjaga kesehatan menjelang keberangkatan dan memastikan kondisi medis mereka cukup kuat untuk menjalani rangkaian ibadah haji yang cukup berat secara fisik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....