Kenali Tanda Anak Jadi Korban ‘Grooming’ Online
- 09 Apr 2026 10:31 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Perubahan perilaku anak di era digital menjadi perhatian penting, terutama ketika mulai muncul tanda-tanda yang tidak biasa seperti berbohong, menarik diri, atau terlihat cemas saat menggunakan ponsel. Kondisi ini dapat menjadi sinyal awal adanya risiko yang perlu diwaspadai oleh orang tua.
Hal itu disampaikan Perawat Anak dan Remaja Rumah Sakit Jiwa Aceh, Anita Sapitri yang mengingatkan orang tua untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku anak sebagai salah satu tanda potensi masalah, termasuk risiko child grooming di era digital yang semakin kompleks.
| Baca juga: Pelaku Jambret di Banda Aceh Ditangkap |
“Biasanya orang tua mulai curiga ketika anaknya sudah mulai berbohong, misalnya alasan belajar kelompok tapi tempatnya disembunyikan, bahkan tidak jujur bertemu dengan siapa. Kondisi ini banyak terjadi pada anak usia SMP yang mulai aktif bersosialisasi di luar pengawasan,” ujar Anita saat menjadi narasumber bersama RRI Banda Aceh, Kamis 2 April 2026.
Anita juga menekankan pentingnya keterlibatan orang tua di dunia digital anak. “Orang tua sekarang tidak boleh abai, harus follow akun media sosial anak. Karena mereka sering berselancar di sana, bahkan punya beberapa akun, termasuk akun palsu yang tidak diketahui orang tua,” jelasnya.
Selain itu, tanda lain yang perlu diwaspadai adalah perubahan emosi anak, seperti ketakutan berlebihan saat menggunakan ponsel. “Kalau anak terlihat ketakutan saat memegang handphone, itu warning. Periksa isi handphone, karena dalam beberapa kasus, anak menjadi korban ancaman penyebaran konten pribadi,” sebutnya.
Anita mengimbau orang tua untuk membangun komunikasi terbuka dan rutin memantau aktivitas anak, baik secara langsung maupun digital. Kewaspadaan dan kedekatan emosional dinilai menjadi kunci utama dalam melindungi anak dari berbagai ancaman di lingkungan digital saat ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....