Ghaitsa Buktikan Generasi Muda Aceh Mampu Berprestasi di tingkat Nasional

  • 04 Mar 2026 10:37 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Semangat, kerja keras, dan konsistensi mengantarkan Ghaitsa Hafidza Kamila meraih prestasi membanggakan pada ajang Grand Model Indonesia Mini Miss Aceh 2. Dalam kompetisi tersebut, ia dinobatkan sebagai 5th Runner Up Mini Miss Indonesia yang diselenggarakan di Jakarta baru-baru ini.

Coach Aceh Model Community (AMC), Pasha Cute kepada RRI mengatakan, proses tersebut menjadi pengalaman berharga yang membentuk kedisiplinan dan rasa percaya diri. Ia mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh antusias dan komitmen tinggi.

"Kerja kerasnya membuahkan hasil dengan meraih penghargaan Top 5 Pre-Arrival. Penghargaan itu menunjukkan kesiapan dan performa terbaiknya bahkan sebelum masa karantina resmi dimulai," ujar Pasha, Rabu 4 Maret 2026.

Dijelaskannya, tak hanya itu, Ghaitsa juga berhasil meraih Best Inspiration Speech. Ia dinilai mampu menyampaikan pidato inspiratif dengan penuh penghayatan dan kepercayaan diri.

Prestasi lainnya adalah dinobatkan sebagai Grand Star of The Year sepanjang rangkaian acara. Ia juga masuk dalam jajaran Top 8 Prince & Princess serta meraih posisi Top 2 Intimate Dinner.

Pada malam grand final yang berlangsung meriah, Ghaitsa tampil elegan dan memukau di hadapan dewan juri serta para tamu undangan. Sikap santun dan pembawaan yang tenang menjadi nilai tambah yang mengantarkannya meraih gelar 5th Runner Up Mini Miss.

Farida selaku orang tua Ghaitsa mengungkapkan rasa bangganya atas capaian tersebut. “Ghaitsa menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan selama masa karantina, terutama dalam hal kepercayaan diri dan kemampuan berbicara di depan umum,” sebutnya.

Ia menambahkan bahwa konsistensi dan kemauan belajar menjadi kunci utama keberhasilan Ghaitsa. Prestasi ini diharapkan mampu menginspirasi generasi muda Aceh untuk terus berani bermimpi dan mengembangkan potensi diri sejak usia dini.

Ajang ini menjadi wadah bagi anak-anak berbakat untuk mengembangkan potensi di bidang modeling dan pembentukan karakter. Seluruh finalis menjalani masa karantina intensif selama lima hingga enam hari sebelum tampil di malam puncak.

Selama karantina, peserta mendapatkan pembinaan menyeluruh dari tim pelatih profesional. Materi yang diberikan mencakup teknik catwalk, penguatan mental, etika pergaulan, hingga pelatihan public speaking.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....