Nas & Son Billiard Hadir di Banda Aceh, Usung Konsep Biliar tanpa Judi

  • 17 Agt 2026 20:03 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Nas & Son Billiard Pool & Cafe Eatery resmi dibuka di kawasan Peunayong, Banda Aceh, Senin 17 Agustus 2026. Peresmian tempat usaha yang menggabungkan arena biliar dan kafe tersebut bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia serta dirangkai dengan kegiatan santunan anak yatim.

Grand opening tersebut dihadiri sejumlah tamu undangan, di antaranya anggota DPRK Banda Aceh sekaligus Ketua KNPI Aceh Aulia Rahman, Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh, serta tokoh masyarakat dan pelaku usaha.

Owner Nas & Son Billiard Pool & Cafe Eatery, Naswardi, mengatakan kehadiran usahanya dilandasi keinginan menghadirkan warna baru bagi dunia usaha dan olahraga biliar di Aceh. Menurutnya, selama ini olahraga biliar masih kerap dipandang negatif karena identik dengan praktik perjudian.

“Dari tahun 1980-an biliar ini sering dianggap negatif. Sekarang kami ingin menjadikan olahraga biliar sebagai kegiatan yang positif. Kami minimalisir jangan sampai ada peluang judi dan taruhan. Kami ingin menyediakan tempat biliar yang bisa dinikmati semua kalangan, semua usia, dan keluarga,” kata Naswardi.

Nas & Son Billiard Pool & Cafe Eatery resmi dibuka ditandai dengan pemotongan pita.

Ia menegaskan konsep syariah menjadi salah satu perhatian utama dalam pengelolaan tempat usaha tersebut. Fasilitas yang disediakan antara lain ruang shalat di setiap lantai, pemisahan toilet pria dan perempuan, tempat wudu yang memadai, serta penghentian aktivitas saat azan berkumandang. Khusus waktu salat Magrib, operasional arena dihentikan sementara dan kembali dibuka setelah salat berjamaah selesai.

Selain menyediakan arena biliar, Nas & Son juga menghadirkan fasilitas kafe, area VIP, ruang berpendingin udara penuh, hingga hiburan musik langsung setiap malam Sabtu dan Minggu. Saat ini tersedia 24 meja reguler dan satu meja VIP. Naswardi menyebut pihaknya juga berencana menggelar berbagai turnamen dan pembinaan bagi pemain pemula guna mendorong perkembangan olahraga biliar di Aceh.

“Kami ingin merangkul pemain pemula. Kalau ada yang ingin belajar, akan kami dampingi. Harapannya pengunjung merasa nyaman dan olahraga biliar bisa berkembang sebagai hiburan sekaligus olahraga prestasi,” ujarnya.

Arena biliar, Nas & Son menyediakan 24 meja reguler dan satu meja VIP (Foto: RRI/Munzir)

Naswardi optimistis usaha tersebut dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Selain membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk berkolaborasi, usaha tersebut juga telah menyerap 32 tenaga kerja. Ke depan, pihaknya berharap dapat bekerja sama dengan Pemerintah Kota Banda Aceh agar arena biliar menjadi salah satu alternatif destinasi wisata dan hiburan keluarga.

Sementara itu, perwakilan manajemen Emway Management, Reza, mengatakan sejak awal pihaknya tidak hanya membangun arena bermain, tetapi juga ruang aktivitas positif yang sesuai dengan karakter Kota Banda Aceh sebagai daerah yang menerapkan syariat Islam.

“Kami ingin membangun olahraga biliar yang positif, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Kami juga menghadirkan program pembinaan generasi muda, menyediakan musala yang layak, smoking room, serta menerapkan tata kelola berstandar internasional untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi pengunjung,” kata Reza.

Menurutnya, konsep “Biliar Tanpa Judi” menjadi identitas utama yang akan terus dijaga. Ia menilai olahraga biliar kini telah berkembang dan dapat dinikmati berbagai lapisan masyarakat, tidak lagi terbatas pada kalangan tertentu.

Pengunjung bisa menikmati sensasi bermain biliar yang dibuka pada setiap hari dimulai pukul 11.00 sampai dengan 2.00 WIB dini hari. Khusus hari Sabtu mulai pukul 11.00 sampai dengan 2.00 WIB dini hari dan hari Minggu jam 11.00 sampai dengan 3.00 WIB dini hari.

Sementara itu, Anggota DPRK Banda Aceh sekaligus Ketua KNPI Aceh, Aulia Rahman, menyambut baik kehadiran Nas & Son Billiard Pool & Cafe Eatery. Ia menilai keberadaan usaha tersebut menunjukkan keberanian pelaku usaha menghadirkan konsep baru yang mengedepankan olahraga dan hiburan sehat.

“Selamat atas dibukanya Nas & Son Billiard. Ini salah satu bentuk keberanian seorang pengusaha menghadirkan tempat yang representatif dengan tagline biliar tanpa judi. Mudah-mudahan stigma negatif terhadap olahraga biliar bisa perlahan hilang dan usaha ini terus berkembang, tidak hanya di Banda Aceh tetapi juga di berbagai daerah,” kata Aulia.

Ia berharap kehadiran arena biliar dengan konsep positif tersebut dapat mendukung perkembangan olahraga biliar sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan sektor usaha di Banda Aceh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....