Ternak Ayam Jadi Jalan Kemandirian Ekonomi Lansia di Lamhlom Aceh Besar
- 05 Okt 2026 17:10 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Aceh Besar – Menjadi lanjut usia bukan berarti harus berhenti berkarya. Lima perempuan lanjut usia di Kemukiman Lamhlom, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, tetap produktif dengan mengembangkan usaha peternakan ayam kampung secara berkelompok.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Lansia Wanita Tangguh dari Lamhlom (LAWANG LAMLHOM) yang diinisiasi dan dikembangkan PT Solusi Bangun Andalas. Program ini dirancang untuk mendorong kemandirian ekonomi sekaligus memperkuat peran perempuan lanjut usia agar tetap aktif dan berdaya di tengah masyarakat.
Selain memberikan aktivitas produktif, pengembangan usaha ternak ayam kampung juga membuka peluang tambahan penghasilan bagi anggota kelompok.
Program pemberdayaan tersebut mendapat penghargaan Bakti Perempuan Bagi Perusahaan, Komunitas & Negeri (Perempuan Berbakti) 2026 yang diselenggarakan Corporate Forum for CSR Development (CFCD) di Binakarna Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, 29 September 2026.

Penghargaan itu menjadi apresiasi terhadap kontribusi program LAWANG LAMLHOM dalam membuka ruang produktivitas dan pemberdayaan ekonomi bagi perempuan lanjut usia di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Dari Bantuan Menjadi Usaha Mandiri
General Affairs & Community Relation Manager Solusi Bangun Andalas, Tafaul Rijal, mengatakan program LAWANG LAMLHOM tidak hanya dirancang sekadar memberikan bantuan, tetapi juga membangun kemampuan kelompok agar mampu menjalankan usaha secara mandiri.
“Perempuan lanjut usia tetap memiliki potensi dan pengalaman yang dapat dikembangkan. Melalui LAWANG LAMLHOM, kami ingin memberikan ruang agar mereka tetap aktif, produktif, dan memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi,” ujar Tafaul.
Menurutnya, dukungan perusahaan tidak berhenti pada penyediaan fasilitas, tetapi juga mencakup pendampingan agar usaha yang dijalankan kelompok dapat terus berkembang.
Untuk mendukung pengelolaan usaha peternakan, Solusi Bangun Andalas memberikan dukungan mulai dari pembangunan kandang ayam dan perlengkapan peternakan hingga penguatan aspek administrasi dan legalitas usaha, seperti pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK).
| Baca juga: Anyaman Rotan Aceh Diminati Pasar Singapura |
Kelompok juga mendapatkan pelatihan pembukuan usaha sederhana. Pembekalan tersebut bertujuan agar anggota mampu mencatat pemasukan dan pengeluaran, mengelola keuangan kelompok, serta mengetahui perkembangan usaha secara lebih tertib dan transparan.
Beri Aktivitas Produktif dan Penghasilan
Bagi kelompok Lampoh Keude, manfaat program mulai dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Aktivitas beternak membuat para anggota memiliki kegiatan bersama yang produktif sekaligus membuka peluang memperoleh tambahan penghasilan.
Ketua Kelompok Lampoh Keude, Mursyidah, mengatakan kegiatan tersebut memberikan semangat baru bagi dirinya dan anggota kelompok lainnya.
Menurutnya, dukungan yang diberikan tidak hanya berupa bantuan fisik, tetapi juga pengetahuan dan pendampingan dalam mengelola usaha.
“Sekarang kami punya kegiatan bersama. Tidak hanya di rumah, tetapi bisa berkumpul dan mengurus usaha bersama. Kami juga bisa mendapatkan tambahan penghasilan dari usaha ini. Kami bersyukur mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan peternakan ayam kampung bersama,” kata Mursyidah.
Tafaul mengatakan keberhasilan program pemberdayaan masyarakat tidak hanya diukur dari bantuan yang tersalurkan, tetapi juga dari kemampuan masyarakat untuk melanjutkan dan mengembangkan kegiatan secara mandiri.
“Harapan kami, kelompok ini semakin mampu mengelola usahanya sendiri, baik dari sisi teknis peternakan maupun pengelolaan keuangan. Kami ingin dukungan yang diberikan dapat menjadi modal awal bagi kelompok untuk tumbuh dan menciptakan manfaat yang lebih luas,” ujarnya.
Melalui LAWANG LAMLHOM, Solusi Bangun Andalas terus memperkuat komitmen terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan, khususnya kelompok perempuan lanjut usia di wilayah operasional perusahaan.
Program tersebut menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat dapat dimulai dari potensi yang telah dimiliki warga. Dengan dukungan fasilitas, peningkatan kapasitas, dan pendampingan yang tepat, potensi tersebut dapat berkembang menjadi kegiatan ekonomi yang memberikan manfaat bagi keluarga dan komunitas.
Penghargaan Perempuan Berbakti 2026 mengusung tema “Responsible Business in Supporting Asta Cita” dan menjadi ajang apresiasi bagi perempuan serta berbagai pihak yang berkontribusi dalam pembangunan komunitas dan peningkatan sosial ekonomi masyarakat.
Bagi Solusi Bangun Andalas, penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk terus mengembangkan program pemberdayaan yang memberikan dampak nyata, meningkatkan kemandirian, serta menciptakan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Aceh, khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....