Anyaman Rotan Aceh Diminati Pasar Singapura
- 14 Mei 2026 23:20 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Kerajinan anyaman rotan khas Aceh terus menunjukkan potensi besar sebagai produk unggulan UMKM daerah. Owner Ratu Slimit, Ferdiyanti atau akrab disapa Mak Yan, mengaku hasil anyaman rotan buatannya mendapat sambutan positif hingga luar daerah, bahkan diminati pembeli asal Singapura.
“Dengan rotan ini saya mencoba apakah saya bisa jalan-jalan juga. Waktu ke Batam saya bawa rotan sekitar 10 kilogram dan ternyata habis terjual. Peminatnya banyak sekali di sana,” kata Mak Yan dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Senin 11 Mei 2026.
Menurutnya, minat masyarakat terhadap produk anyaman rotan cukup tinggi karena memiliki banyak fungsi, mulai dari tempat buah, tempat pensil, hiasan bunga, parcel dan lain-lain. Ia juga menyebut proses pembuatan produk tertentu tergolong cepat. “Untuk yang kecil-kecil itu 20 menit mungkin tidak sampai. Saya pernah sehari menghasilkan 40 sampai 50 buah ukuran kecil,” ujarnya.
Tak hanya pasar Batam, Mak Yan juga mengaku pernah mendapat permintaan dalam jumlah besar dari pembeli asal Singapura. Namun, keterbatasan stok dan produksi membuat pesanan tersebut belum dapat dipenuhi.
“Ada orang Singapura yang beli di Batam bahkan minta ribuan produk, tapi saya belum sanggup memenuhi. Jadi saya masih penasaran ingin bisa ke Singapura membawa produk rotan ini,” ungkapnya.
Produk anyaman rotan milik Mak Yan saat ini dipasarkan mulai dari harga lima ribu rupiah hingga jutaan rupiah untuk produk besar seperti kursi dan tikar anyaman. Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan potensi rotan lokal agar memiliki nilai tambah dan mampu bersaing hingga pasar internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....