Shaeban Crips Perluas Pasar lewat Digitalisasi dan Puluhan Reseller
- 02 Sep 2026 09:30 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh : Pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu strategi yang dilakukan Shaeban Crips untuk memperluas pemasaran produk olahan pisang. Usaha yang dikelola Syarifah Rahmaton tersebut memanfaatkan media sosial, platform perdagangan digital, serta jaringan reseller untuk memperkenalkan produknya kepada konsumen di Banda Aceh dan sejumlah daerah lainnya.
Syarifah mengatakan pemasaran digital memberikan peluang besar bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk tanpa harus mengeluarkan biaya besar seperti ketika membuka toko secara langsung. Menurutnya, keberadaan media digital memungkinkan pelaku usaha tetap melakukan promosi meskipun proses produksi masih dilakukan dari rumah.
“Sangat membantu karena yang pertama media promosinya kan murah,” kata Syarifah saat diwawancarai RRI pada Senin, 31 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, pelaku usaha dapat membuka toko secara digital dengan biaya yang lebih terjangkau dibandingkan harus menyewa tempat usaha, terutama apabila lokasi toko belum berada di kawasan yang strategis.
Shaeban Crips memanfaatkan Instagram dan WhatsApp untuk berkomunikasi sekaligus mempromosikan produk kepada konsumen. Selain itu, usaha tersebut juga telah memanfaatkan Shopee sebagai salah satu saluran penjualan, sehingga produk dapat menjangkau konsumen di luar lingkungan sekitar tempat produksi.
Di luar pemasaran digital, keberadaan reseller menjadi bagian penting dalam perkembangan usaha Shaeban Crips. Syarifah menyebut jumlah reseller yang membantu memasarkan produknya telah mencapai lebih dari 20 orang, dengan jaringan yang tidak hanya berada di Banda Aceh, tetapi juga mulai menjangkau daerah seperti Sigli dan Kuala Simpang.
Menurut Syarifah, reseller memberikan keuntungan karena ikut memperkenalkan produk kepada jaringan konsumen masing-masing. “Kalau reseller itu perputarannya cepat,” ujarnya.
Dia menjelaskan bahwa sebagian reseller mengambil produk secara rutin untuk kemudian memasarkannya kembali kepada pelanggan.
Pengembangan pemasaran juga diperkuat melalui komunitas UMKM dan program inkubasi yang pernah diikuti Shaeban Crips. Syarifah berharap kolaborasi, digitalisasi, dan jaringan reseller dapat terus dikembangkan sehingga produknya tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi mampu menjadi produk khas Aceh yang memiliki pasar lebih luas.
Bagi Syarifah, perkembangan Shaeban Crips tidak hanya diukur dari semakin banyaknya produk yang terjual, tetapi juga dari semakin luasnya masyarakat yang ikut mendapatkan manfaat. Ia berharap pertumbuhan usaha dapat membuka lebih banyak peluang kerja, menambah jumlah reseller, sekaligus membuat perputaran ekonomi terus bergerak di tengah masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....