Salah Beli Pisang Jadi Jalan Syarifah Rahmaton Kembangkan Shaeban Crips
- 02 Sep 2026 10:07 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh : Berawal dari kesalahan membeli pisang, Syarifah Rahmaton justru menemukan ide yang kemudian berkembang menjadi peluang usaha melalui Shaeban Crips. Pisang yang semula hanya diolah menjadi keripik untuk konsumsi sendiri, kini dikembangkan menjadi stik pisang dengan cita rasa yang menjadi salah satu produk unggulan usahanya.
Owner Shaeban Crips, Syarifah Rahmaton, menceritakan perjalanan usahanya dalam program UMKM Talks RRI Pro 1 Banda Aceh, Senin, 31 Agustus 2026. Ia mengatakan, awal mula usaha tersebut terjadi saat dirinya menjadi ibu rumah tangga dan memperoleh dua sisir pisang wak dari seorang teman ketika masa pandemi COVID-19.
Pisang tersebut kemudian diolah menjadi keripik dan diberikan kepada saudara untuk dicicipi. Tidak disangka, sang saudara justru melihat peluang bisnis dari makanan tersebut dan meminta Syarifah membuat dalam jumlah lebih banyak untuk dijual kembali kepada konsumen.
Perjalanan usaha kemudian memasuki babak baru ketika Syarifah membeli enam tandan pisang untuk memenuhi pesanan menjelang Lebaran. Pisang tersebut ternyata memiliki banyak biji karena dirinya lupa meminta agar pisang dibelah, sehingga muncul ide untuk memarut pisang dalam ukuran kecil dan mengolahnya dengan bumbu hingga menghasilkan bentuk dan rasa yang berbeda dari keripik pisang pada umumnya.
“Jadi akhirnya tercetuslah ide, saya parut kecil-kecil. Saya pikir mau buat semacam ceker ayam yang disare,” ujar Syarifah. Produk hasil eksperimen tersebut kemudian disajikan kepada tamu saat Lebaran dan justru mendapat respons positif, bahkan sejumlah orang mengira makanan tersebut berbahan kentang atau ubi.
Keunikan produk tersebut kemudian menjadi identitas Shaeban Crips karena menggunakan pisang sebagai bahan utama stik. Syarifah menjelaskan, nama Shaeban Crips memiliki filosofi yang berkaitan dengan namanya, kata banana, serta karakter produk yang renyah, sedangkan tagline yang digunakan adalah “Satu Gigitan Sejuta Kesan”.
Saat ini, Shaeban Crips menyediakan tiga varian stik pisang yang siap dipasarkan, yakni original, balado, dan jagung manis, sementara keripik pisang cokelat diproduksi berdasarkan pesanan. Varian balado menjadi salah satu yang paling banyak diminati, sedangkan rasa original lebih banyak dipilih konsumen yang menyukai rasa sederhana.
Syarifah mengatakan perjalanan tersebut menjadi bukti bahwa kesalahan tidak selalu berakhir dengan kegagalan, tetapi dapat membuka peluang apabila diikuti kreativitas dan keberanian mencoba. “Pokoknya jangan pernah takut untuk salah karena dari salah itu bisa bawa berkah,” kata Syarifah, yang berharap Shaeban Crips dapat berkembang menjadi produk lokal yang dikenal luas dan mampu membuka lapangan pekerjaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....