Kompetensi Barista Aceh Dorong Peningkatan Kualitas Industri Kopi Lokal

  • 22 Jun 2026 17:57 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Kompetensi barista menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong perkembangan industri kopi lokal di Aceh. Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kopi, kemampuan barista tidak hanya dituntut mampu menyajikan minuman, tetapi juga memahami karakter biji kopi, teknik pengolahan, hingga pelayanan kepada pelanggan, hal tersebut disampaikan Founder Sprout Coffee, Laurent Gelbolingo, saat diwawancara RRI, Senin 22 Juni 2026

Laurent mengatakan seorang barista memiliki peran besar dalam menjaga kualitas cita rasa kopi yang disajikan kepada konsumen. Barista juga menjadi garda terdepan dalam memperkenalkan kopi lokal kepada masyarakat, ucapnya

Menurut Laurent, kompetensi dasar yang harus dimiliki barista meliputi pengetahuan tentang jenis dan karakter kopi, teknik brewing, penggunaan peralatan, pengaturan tingkat gilingan kopi, hingga kemampuan melakukan pelayanan yang baik kepada pelanggan.

“Barista bukan hanya membuat kopi, tetapi juga harus memahami proses dari hulu ke hilir. Mulai dari mengenal asal kopi, proses roasting, hingga cara menyeduh yang tepat agar cita rasa kopi bisa keluar secara maksimal,” ujar Laurent.

Ia menambahkan, perkembangan kedai kopi di Aceh membuka peluang besar bagi generasi muda untuk menekuni profesi barista. Namun, peluang tersebut harus diimbangi dengan peningkatan keterampilan, pelatihan, serta kemauan untuk terus belajar mengikuti perkembangan industri kopi.

Laurent menilai Aceh memiliki potensi kopi yang besar, terutama kopi Gayo yang telah dikenal hingga ke pasar nasional dan internasional. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi barista menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas penyajian kopi Aceh di berbagai kedai maupun usaha kuliner.

Melalui peningkatan kompetensi, barista di Aceh diharapkan mampu menjadi tenaga profesional yang tidak hanya menyajikan kopi berkualitas, tetapi juga mampu membangun pengalaman positif bagi pelanggan serta memperkuat identitas kopi lokal.

"Pengembangan keterampilan barista juga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan UMKM kopi di Aceh, membuka lapangan kerja baru, dan meningkatkan nilai tambah produk kopi daerah," tutupnya

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....