Kisah Dapur Hanania Mengolah Pisang Bernilai Ekonomi Tinggi

  • 11 Jun 2026 08:45 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Kreativitas dalam mengolah hasil pertanian lokal dapat menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Hal ini disampaikan T. Muhammad Rahmadi, SH, selaku Owner dapur Hanania, Senin 8 Juni 2026.

Ia menyampaikan bahwa pisang merupakan salah satu komoditas yang mudah ditemukan di Aceh. Namun, tanpa inovasi pengolahan, nilai jualnya cenderung terbatas. Melalui Dapur Hanania, pisang diolah menjadi berbagai produk makanan yang memiliki daya tarik pasar dan mampu memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha.

“Pisang bukan hanya dijual sebagai buah segar. Dengan kreativitas dan pengolahan yang tepat, komoditas ini dapat menjadi produk bernilai ekonomi tinggi serta membuka peluang usaha bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengembangan usaha berbasis bahan baku lokal juga menjadi salah satu strategi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Selain memanfaatkan potensi daerah, usaha pengolahan pangan mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan keluarga,” jelasnya.

Menurutnya, keberhasilan Dapur Hanania menunjukkan pentingnya inovasi dalam dunia usaha. “Produk yang dihasilkan tidak hanya memperhatikan cita rasa, tetapi juga kualitas, kemasan, dan pemasaran agar mampu bersaing di tengah perkembangan industri kuliner yang semakin kompetitif,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menilai pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perlu terus didorong untuk mengembangkan produk berbasis sumber daya lokal. Dukungan pelatihan, pendampingan, hingga pemanfaatan teknologi digital menjadi faktor penting dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk.

“Potensi usaha lokal sangat besar jika dikelola dengan baik. Kisah Dapur Hanania dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk melihat peluang bisnis dari bahan-bahan yang tersedia di sekitar mereka,” katanya.

Akhyar berharap semakin banyak pelaku UMKM yang mampu menghadirkan inovasi produk berbasis komoditas lokal sehingga dapat memperkuat perekonomian daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....