Penjualan Kue Tradisional Aceh Meningkat saat Lebaran

  • 23 Mar 2026 21:59 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Aceh Besar - Pedagang kue tradisional di Lampisang, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar mengaku mengalami peningkatan penjualan saat Idulfitri 1447 Hijriah. Peningkatan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 20 persen, dibandingkan hari-hari biasa, terutama dalam tiga hari lebaran.

Salah seorang pedagang kue tradisional, Nong mengatakan bahwa meskipun kondisi pasar tampak sepi, minat masyarakat untuk membeli kue tetap tinggi. Menurutnya, hal ini dipengaruhi oleh tradisi saling berkunjung saat Lebaran.

Menurutnya, kue-kue tradisional seperti bolu, adee, dan kekarah menjadi favorit pembeli. Kue tersebut umumnya dibeli untuk dibawa sebagai buah tangan saat bersilaturahmi ke rumah keluarga maupun kerabat.

“Walaupun terlihat tidak terlalu ramai, penjualan kami justru meningkat. Dalam tiga hari Lebaran ini bisa naik sekitar 20 persen dibanding hari biasa. Pembeli mencari kue untuk dibawa saat berkunjung. Bolu, adee, dan kekarah paling banyak diminati,” katanya pada Senin, 23 Maret 2026.

Pedagang lainnya bernama Sapura mengungkapkan, kondisi Lebaran tahun ini berbeda dibandingkan momen sebelumnya, terutama saat pergantian tahun yang cenderung sepi pengunjung. Menurutnya, kedatangan tamu dari luar daerah turut mendorong peningkatan permintaan kue tradisional di kawasan tersebut, terutama selama momen libur lebaran.

“Kalau tahun baru kemarin hampir tidak ada tamu, mungkin karena efek musibah. Tapi Lebaran kali ini mulai ramai, bahkan ada sebagian yang kita lihat merupakan tamu dari luar daerah yang datang,” tutup Sapura.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....