Kejar Mimpi Aceh Bentuk Generasi Melek Digital

  • 01 Okt 2025 19:30 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Komunitas Kejar Mimpi Aceh terus menghadirkan berbagai program yang relevan dengan kebutuhan generasi muda maupun masyarakat umum di era digital. Sejak berdiri tahun 2019, komunitas ini telah melaksanakan lebih dari 200 kegiatan yang menyasar berbagai kalangan.

Leader Kejar Mimpi Aceh, Awangga Prabowo, dalam perbincangan bersama RRI Pro 2 Banda Aceh, Kamis (25/9/2025), menyebutkan pihaknya kini fokus pada tiga pilar program terbaru, yaitu literasi keuangan, kesadaran anti kejahatan siber, serta keamanan dan gaya hidup digital.

“Program ini tetap berpacu dari empat gelaran sebelumnya, tapi kita sesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan generasi saat ini,” ujar Awangga.

Tidak hanya menyasar pelajar atau generasi Z, komunitas ini juga melibatkan pengusaha dan pelaku usaha rintisan (startup). Novia, selaku Head of Division Program Kejar Mimpi Aceh, menjelaskan salah satu program yang pernah dijalankan adalah Inobis, yakni kegiatan yang mendorong lahirnya startup baru dengan dukungan modal awal.

Selain itu, komunitas ini juga menginisiasi program Berdaya UMKM yang bertujuan mendukung pengembangan usaha mikro kecil menengah. Melalui program ini, Kejar Mimpi Aceh membantu pelaku UMKM dalam proses branding, pembuatan desain promosi, hingga pemasaran melalui media sosial.

“Kami bantu mereka dari sisi branding, misalnya membuat spanduk, menentukan keunikan produk, sampai memasarkan lewat Instagram. Jadi UMKM bisa lebih siap menghadapi tantangan era digital,” ungkap Novia.

Awangga menambahkan, momentum pandemi COVID-19 lalu juga menjadi titik penting kesadaran masyarakat terhadap literasi keuangan digital. Kebiasaan pembayaran tanpa tunai atau cashless payment yang marak pada masa itu, dinilai memperkuat urgensi literasi digital, khususnya bagi generasi muda.

Dengan berbagai program yang telah berjalan, Kejar Mimpi Aceh berharap mampu memberi dampak luas tidak hanya bagi generasi Z, tetapi juga masyarakat yang ingin berkembang di tengah tantangan digitalisasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....