PLUT KUMKM Aceh Dorong Inkubator Bisnis

  • 31 Agt 2025 21:11 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Kepala UPTD PLUT KUMKM Aceh, Rosti Maidar, menekankan pentingnya pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha agar lebih efektif mendorong pengembangan UMKM di Aceh. Hal itu ia sampaikan dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Jumat (29/8/2025).

Menurut Rosti, sebelum pelatihan diberikan, perlu dilakukan survei untuk mengetahui kebutuhan riil pelaku usaha. “Mungkin menurut PLUT pelatihan itu penting, tetapi bagi pelaku usaha tidak. Ternyata mereka sudah paham, tapi ada hal lain yang lebih mereka butuhkan. Jadi pelatihan harus menyentuh outcome yang langsung dirasakan pelaku usaha,” jelasnya.

Selain pelatihan, ia juga menilai pembentukan inkubator bisnis sejak jenjang pendidikan dasar perlu diperkuat. Program seperti market day di SD, SMP, hingga perguruan tinggi disebutnya sebagai bentuk awal pembelajaran kewirausahaan. “Itu bisa menjadi inkubator bisnis paling awal, yang membiasakan anak-anak sejak dini mengenal dunia usaha,” tambahnya.

Rosti juga menekankan pentingnya kampanye literasi ekonomi syariah yang melibatkan berbagai pihak, termasuk akademisi dan masjid. Hal ini dinilai penting mengingat masih banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan antara riba, bunga, dan sistem bagi hasil dalam Islam.

Terkait regulasi, ia menjelaskan bahwa Dinas Koperasi UKM Aceh telah memiliki 50 inkubator usaha sesuai amanat Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020 dan turunannya melalui PP Nomor 7 Tahun 2021. Dari program pendampingan yang dilakukan, sebanyak 1.850 pelaku usaha telah mengikuti pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan berdasarkan kuesioner.

“Selain itu, kami juga mendorong kolaborasi triple helix antara pemerintah, akademisi, dan industri. Event-event yang diadakan, termasuk konser bernuansa Islami, bisa menjadi ruang strategis bagi pelaku usaha untuk memamerkan produknya,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Rosti berpesan agar pelaku usaha tetap konsisten menjalankan bisnis sesuai dengan minat dan potensi yang dimiliki, bukan sekadar mengikuti tren sesaat. “Ikutilah passion yang ada dalam diri Anda. Jangan hanya ikut-ikutan membuat produk kekinian karena sedang ramai. Kami dari Dinas Koperasi UKM Aceh selalu siap memberikan pendampingan, agar usaha yang dijalankan dapat berkembang dan dikenal hingga ke tingkat nasional bahkan internasional,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....