Integrasi Digital Dorong UMKM Aceh Go Global

  • 31 Agt 2025 20:58 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Integrasi teknologi digital dengan nilai-nilai lokal diyakini mampu menjadi jalan bagi pelaku usaha di Aceh untuk bersaing hingga ke tingkat nasional bahkan internasional. Hal tersebut disampaikan Dr. Evriyenni, S.E., M.Si., CTT., CATr, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Ar-Raniry Banda Aceh dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Jumat (29/8/2025).

Menurutnya, pelaku usaha Aceh memiliki potensi besar, namun membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah, akademisi, dan pelaku industri atau yang dikenal dengan konsep triple helix.

“Pemerintah, akademisi, dan pelaku industri perlu bersinergi untuk mensejahterakan pelaku usaha. Jangan hanya dituntut berproduksi, tapi juga diberi akses keberlanjutan, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional,” jelas Evriyenni.

Ia menekankan, peran pemerintah sangat penting tidak hanya sebagai regulator, tetapi juga fasilitator. Hal ini termasuk menyediakan regulasi yang ramah bagi industri kreatif berbasis syariah di Aceh, memberikan insentif pajak, akses permodalan, hingga perlindungan hak kekayaan intelektual.

Selain itu, pemerintah juga perlu membuka infrastruktur digital dan ruang kreatif publik yang dapat menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk berkembang.

“Kita butuh iklim usaha yang kondusif, adil, dan kompetitif. Di sisi lain, literasi keuangan syariah, literasi digital, hingga e-commerce juga harus diperkuat agar produk Aceh bisa lebih siap menembus pasar global,” tambahnya.

Dengan dukungan kebijakan yang tepat dan kolaborasi berbagai pihak, Evriyenni optimistis produk lokal Aceh berpotensi besar untuk menjadi bagian dari pasar internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....