Rupiah Semakin Melemah pada Akhir Mei 2026
- 31 Mei 2026 11:57 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Nilai tukar rupiah terus mengalami tekanan hingga akhir Mei 2026 dan sempat menyentuh kisaran Rp17.800 per dolar Amerika Serikat. Kondisi ini menjadi salah satu level terlemah rupiah dalam beberapa dekade terakhir.
Tekanan terhadap rupiah dipicu penguatan dolar AS akibat kebijakan suku bunga tinggi Federal Reserve Amerika Serikat. Investor global memilih memindahkan dana ke aset dolar karena dinilai lebih aman dan menguntungkan.
Situasi geopolitik di Timur Tengah turut memperburuk kondisi pasar keuangan global sepanjang Mei 2026. Ketegangan tersebut membuat permintaan dolar AS meningkat tajam dan menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
Kenaikan harga minyak dunia juga menjadi faktor tambahan yang membebani nilai tukar rupiah. Indonesia yang masih bergantung pada impor energi membutuhkan lebih banyak dolar untuk memenuhi kebutuhan minyak dan BBM.
Bank Indonesia menyebut permintaan dolar meningkat menjelang Idul Adha dan musim pembayaran kewajiban luar negeri perusahaan. Kebutuhan impor, pembayaran utang, dan repatriasi dividen membuat tekanan terhadap rupiah semakin besar.
Arus modal asing yang keluar dari pasar saham dan obligasi Indonesia ikut memperlemah rupiah. Sejumlah investor global mengalihkan investasinya ke negara dengan imbal hasil dolar AS yang lebih tinggi.
Pelemahan rupiah mulai berdampak terhadap masyarakat melalui meningkatnya tekanan biaya hidup sehari-hari. Harga pangan, barang impor, elektronik, hingga ongkos distribusi berpotensi mengalami kenaikan secara bertahap.
Pelaku UMKM juga menghadapi tekanan akibat naiknya harga bahan baku dan perlengkapan usaha impor. Di sisi lain, daya beli masyarakat ikut melemah karena pendapatan tidak bertambah secepat kenaikan kebutuhan hidup.
Kondisi ini membuat masyarakat berpenghasilan rendah menjadi kelompok paling rentan terdampak. Pemerintah dan Bank Indonesia kini terus berupaya menjaga stabilitas rupiah agar tekanan ekonomi tidak semakin meluas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....