Harga Emas Turun Rp7,62 Juta Permayam, Minat Pembelian untuk Mahar Meningkat
- 03 Jul 2026 13:49 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Penjualan emas di sejumlah toko emas di Kota Banda Aceh mulai menunjukkan peningkatan seiring turunnya harga emas dalam beberapa waktu terakhir. Setelah sempat menyentuh angka Rp10 juta per mayam, kini harga emas turun menjadi sekitar Rp7.620.000 per mayam, belum termasuk ongkos pembuatan.
Pemilik Toko Emas Italy, Muhammad Daffa, mengatakan penurunan harga emas saat ini menjadi salah satu faktor yang mendorong masyarakat kembali berbelanja, termasuk untuk kebutuhan mahar pernikahan. Menurutnya, minat pembelian emas untuk mahar cukup meningkat dalam beberapa pekan terakhir.
"Saya lihat untuk pembelian emas mahar ini meningkat ya, apalagi kemarin juga momen Lebaran Haji dan cukup banyak masyarakat yang melangsungkan pernikahan," kata Daffa saat diwawancarai RRI.
Ia menjelaskan, sebelumnya harga emas sempat menembus angka Rp10 juta per mayam, sehingga membuat sebagian masyarakat memilih menunda pembelian. Namun setelah harga turun ke kisaran Rp7.620.000 per mayam, daya beli masyarakat mulai kembali bergerak.
Selain untuk mahar, emas juga masih menjadi pilihan masyarakat sebagai bentuk simpanan atau investasi jangka panjang. Meski harga sedang turun, Daffa menilai emas tetap memiliki prospek yang baik karena nilainya cenderung stabil dan terus meningkat dalam jangka waktu tertentu.
Daffa juga memprediksi harga emas berpotensi kembali mencetak rekor tertinggi atau all time high pada tahun 2027. Karena itu, ia menilai kondisi harga saat ini menjadi momentum bagi masyarakat yang ingin membeli emas, baik untuk kebutuhan perhiasan, mahar, maupun investasi. (E&S)
Dengan mulai turunnya harga emas, pelaku usaha berharap aktivitas jual beli emas di Banda Aceh kembali bergairah. Sementara bagi masyarakat, kondisi ini menjadi kesempatan untuk membeli emas dengan harga yang relatif lebih rendah dibanding beberapa waktu sebelumnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....