Pasar Tradisional Alami Perubahan Aktivitas seiring Pelaksanaan MBG

  • 21 Jul 2026 09:39 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Pedagang sayur di Pasar Al Mahira, Banda Aceh, mengeluhkan menurunnya jumlah pembeli dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut, menurut salah seorang pedagang, mulai dirasakan sejak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sementara itu, harga sejumlah komoditas sayuran di pasar juga mengalami fluktuasi.

Salah seorang pedagang sayur, Sakdiah, mengatakan aktivitas jual beli di lapaknya kini tidak seramai biasanya. Ia mengaku penurunan jumlah pembeli berdampak pada hasil penjualan karena sebagian dagangan menjadi lebih lama terjual.

"Pembeli banyak berkurang, bahkan enggak ada lagi selama MBG ini," kata Sakdiah saat ditemui di Pasar Al Mahira Selasa 21 Juli 2026.

Selain berkurangnya pembeli, Sakdiah menjelaskan harga beberapa komoditas sayuran juga mengalami perubahan. Harga kacang panjang saat ini mencapai Rp12 ribu per kilogram, naik dibandingkan sebelumnya yang berkisar Rp8 ribu hingga Rp10 ribu per kilogram.

Menurutnya, kenaikan harga kacang panjang dipengaruhi oleh terbatasnya pasokan dari pemasok. Berkurangnya ketersediaan barang membuat harga di tingkat pedagang ikut mengalami kenaikan.

Di sisi lain, tidak semua komoditas mengalami kenaikan harga. Sakdiah menyebut harga daun belinjo justru turun dari Rp50 ribu menjadi Rp30 ribu per ikat. Sementara harga daun jeruk juga turun dari Rp40 ribu menjadi Rp25 ribu.

Meski beberapa jenis sayuran kini dijual dengan harga yang lebih rendah, kondisi tersebut belum berdampak pada peningkatan jumlah pembeli. Sakdiah berharap aktivitas jual beli di Pasar Al Mahira dapat kembali ramai sehingga pendapatan pedagang kembali membaik. (Kontributor : Shafa Salsabila)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....