NTP Aceh Februari 2026 Naik 0,03 persen

  • 02 Mar 2026 18:51 WIB
  •  Banda Aceh

RRICO.ID, Banda Aceh - Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Aceh pada Februari 2026 tercatat sebesar 125,21. Angka ini mengalami kenaikan tipis sebesar 0,03 persen dibandingkan Januari 2026.

Kepala BPS Aceh, Agus Andria mengatakan, kenaikan NTP tersebut menunjukkan adanya perbaikan daya beli petani secara umum. Meski demikian, peningkatan hanya terjadi pada dua subsektor utama.

"Subsektor tanaman perkebunan rakyat menjadi salah satu penopang kenaikan NTP bulan ini. Selain itu, subsektor peternakan juga mencatat pertumbuhan positif," ujarnya saat penyampaian rilis bulanan dikantor BPS Aceh, Senin 2 Maret 2026.

Dijelaskan Agus, disisi lain, sejumlah subsektor pertanian lainnya justru mengalami tekanan. Kondisi ini membatasi laju kenaikan NTP secara keseluruhan.

Indeks Harga yang Diterima Petani (It) pada Februari 2026 tercatat turun sebesar 0,14 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan ini terjadi hampir di seluruh subsektor.

Hanya subsektor tanaman perkebunan rakyat dan peternakan yang mampu mencatatkan kenaikan It. Selebihnya mengalami koreksi harga di tingkat petani.

Sementara itu, Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) juga mengalami penurunan. Pada Februari 2026, Ib tercatat turun sebesar 0,17 persen dibandingkan Januari 2026.

Penurunan Ib terjadi pada seluruh subsektor tanpa pengecualian. Kondisi ini mencerminkan turunnya biaya konsumsi rumah tangga dan biaya produksi petani.

Berdasarkan pemantauan harga kebutuhan rumah tangga di wilayah perdesaan, terjadi deflasi pada Februari 2026. Deflasi perdesaan tercatat sebesar 0,17 persen.

Secara umum, dinamika harga di perdesaan menunjukkan pergerakan yang relatif stabil. Kenaikan tipis NTP di tengah deflasi menjadi indikator terjaganya keseimbangan daya beli petani di Provinsi Aceh.

Rekomendasi Berita