Desember 2025, Penumpang Penerbangan Aceh Capai 38.678 orang
- 03 Feb 2026 03:25 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Jumlah penumpang penerbangan yang berangkat melalui bandara di Provinsi Aceh pada Desember 2025 tercatat mencapai 38.678 orang. Angka ini meningkat sekitar 4,67 persen dibandingkan November 2025.
"Meski demikian, secara tahunan jumlah penumpang tersebut justru mengalami penurunan. Dibandingkan Desember 2024, penurunan tercatat sebesar 7,49 persen secara year on year," ujar Tasdik Ilhamudin, Plt. Kepala BPS Aceh, saat penyampaian rilis bulanan dikantor BPS Aceh, Senin 2 Februari 2026.
Dari total penumpang berangkat, mayoritas merupakan penumpang penerbangan domestik. Pada Desember 2025, jumlah penumpang domestik mencapai 27.275 orang.
Jumlah tersebut meningkat 7,18 persen dibandingkan November 2025 yang tercatat sebanyak 25.447 orang. Peningkatan ini menunjukkan adanya kenaikan mobilitas antarwilayah dalam negeri.
Bandara Sultan Iskandar Muda menjadi pintu keberangkatan utama penumpang domestik. Jumlah penumpang yang berangkat melalui bandara tersebut mencapai 26.172 orang.
Sementara itu, Bandara Lasikin mencatat keberangkatan sebanyak 415 penumpang. Bandara Malikussaleh berada di posisi berikutnya dengan jumlah penumpang sebanyak 279 orang.
Untuk penerbangan internasional, keberangkatan penumpang hanya tercatat melalui Bandara Sultan Iskandar Muda. Pada Desember 2025, jumlah penumpang internasional yang berangkat mencapai 11.403 orang.
Angka tersebut mengalami penurunan sebesar 0,90 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kondisi ini mengindikasikan melemahnya pergerakan penumpang internasional secara bulanan.
Jika dibandingkan dengan Desember 2024, penumpang internasional yang berangkat turun cukup signifikan. Penurunan tercatat mencapai sekitar 13,30 persen secara tahunan.
Dari sisi kedatangan, penumpang internasional juga menunjukkan tren penurunan. Secara month to month, kedatangan penumpang internasional turun sebesar 9,76 persen.
"Sementara itu, secara year on year, jumlah kedatangan penumpang internasional menurun hingga 13,43 persen. Penurunan ini mencerminkan masih terbatasnya pergerakan penerbangan internasional di Aceh," tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....