BMKG Lakukan Pemantauan Hilal Sebagai Sarana Edukasi

  • 18 Feb 2026 18:43 WIB
  •  Banda Aceh
Video

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Pemantauan hilal menjelang penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah tidak hanya menjadi bagian dari proses keagamaan, tetapi juga berperan sebagai sarana edukasi dan peningkatan literasi sains di tengah masyarakat.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Mata Ie Aceh Besar, Andi Azhar Rusdin, mengatakan kegiatan rukyatul hilal dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran astronomi yang aplikatif dan mudah dipahami publik.

Andi menjelaskan, berdasarkan hasil perhitungan astronomi, posisi hilal di wilayah Aceh saat matahari terbenam telah memenuhi kriteria visibilitas yang ditetapkan. Secara umum, tinggi hilal dan elongasi menunjukkan peluang terlihatnya bulan sabit muda di sejumlah titik pengamatan.

“Ketinggian hilal setiap awal bulan Hijirah dimana pada setiap 29 hijriah itu kita melakukan pengamatan, kami memenuhi undangan Kanwil Kemenag Aceh untuk melakukan pengamatan hilal sekaligus edukasi kepada masyarakat. Berdasarkan data yang kami peroleh bahwa hilal masih berada di bawah ufuk ,” ungkap Andi.

“Secara astronomis, parameter ketinggian hilal dan sudut elongasi sudah berada pada rentang yang memungkinkan untuk teramati, tergantung pada kondisi cuaca saat pengamatan berlangsung,” ujar Andi Azhar Rusdin. (Video: RRI/Munzir)

Rekomendasi Berita