Bank Sampah Kota Baru Ubah Sampah Rumah Tangga Jadi Cuan

  • 21 Sep 2026 06:42 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Bank Sampah Gampong Kota Baru, Banda Aceh, mengubah sampah rumah tangga menjadi sumber pendapatan warga. Program tersebut berkembang sejak 2016 melalui kolaborasi warga dengan DLHK3 Kota Banda Aceh.

Keuchik Gampong Kota Baru, Eddy Erwinsyah, ST mengatakan bank sampah dibentuk untuk mengorganisir sampah bernilai jual. Sampah warga dikumpulkan sebelum disalurkan kepada DLHK3 Kota Banda Aceh.

“Dulunya sampah menjadi masalah, sekarang menjadi peluang untuk kesejahteraan warga,” kata Eddy dalam Dialog Green Radio RRI Banda Aceh, Sabtu, 19 September 2026.

Menurut Eddy, jumlah anggota bank sampah kini telah mencapai lebih dari 60 orang. Sebelumnya, jumlah anggota hanya sekitar 20 orang.

Bank sampah menerima berbagai jenis sampah seperti plastik, kardus, kertas, kaleng aluminium, dan minyak jelantah. Sampah yang disetor harus dalam kondisi bersih dan kering untuk mencegah bau selama penyimpanan.

Warga mendapatkan buku tabungan untuk mencatat sampah yang disetorkan. Nilai sampah kemudian dikonversi menjadi uang setelah bank sampah menjualnya kepada pihak penampung.

Eddy menyebut pendapatan keluarga dari tabungan sampah berkisar Rp65 ribu hingga Rp100 ribu per bulan. Nilainya dapat meningkat apabila warga melakukan pemilahan dan pembersihan sampah lebih optimal.

“Kalau mereka mau membersihkan plastiknya, nilainya bisa lebih tinggi,” ujarnya. Menurutnya, sampah plastik tertentu dapat mengalami kenaikan harga setelah dipilah berdasarkan kualitasnya.

Operasional bank sampah berlangsung setiap Rabu dan Sabtu. Warga juga dapat meminta petugas menjemput sampah apabila jumlah setoran cukup banyak.

Eddy mengatakan tantangan utama program tersebut adalah mengubah pola pikir masyarakat. Karena itu, pengelola aktif melakukan sosialisasi melalui kegiatan arisan ibu-ibu di lingkungan gampong.

Selain bank sampah, Gampong Kota Baru memiliki kelompok daur ulang yang mengolah kemasan plastik menjadi kerajinan. Kelompok tersebut memproduksi kerajinan berdasarkan pesanan dan pernah meraih penghargaan tingkat Kota Banda Aceh.

Eddy berharap pengelolaan sampah terus berkembang dan menginspirasi gampong lain. Gampong Kota Baru juga menargetkan keberlanjutan program lingkungan menuju kategori ProKlim Lestari tingkat nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....