Pengelolaan Sampah Perkotaan: Upaya dan Tantangan

  • 09 Mei 2026 20:52 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Persoalan sampah perkotaan masih menjadi tantangan besar di berbagai daerah, termasuk di Kota Banda Aceh. Peningkatan jumlah penduduk dan aktivitas masyarakat setiap tahun turut berdampak pada bertambahnya volume sampah yang dihasilkan. Hal ini disampaikan Nurulyana Daba, S.Pd selaku Kepala Biro Organisa Yayasan Aceh Green Conservation dalam dialog bersama Pro1 RRI Banda Aceh, Sabtu 9 Mei 2026.

Berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengelolaan sampah perkotaan agar lebih efektif dan ramah lingkungan. Menurutnya, pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.

“Kesadaran masyarakat untuk memilah sampah dari rumah masih menjadi tantangan utama. Padahal, langkah sederhana seperti memisahkan sampah organik dan anorganik dapat membantu mengurangi beban tempat pembuangan akhir,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan sistem pengangkutan sampah, penyediaan fasilitas tempat sampah, hingga pengembangan program daur ulang dan bank sampah di lingkungan masyarakat. “Selain itu, edukasi tentang pengurangan penggunaan plastik sekali pakai juga terus digencarkan,” jelasnya.

Namun demikian, keterbatasan fasilitas pengolahan sampah dan rendahnya disiplin sebagian masyarakat masih menjadi hambatan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. T menilai diperlukan kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan dunia pendidikan untuk membangun budaya peduli lingkungan sejak dini.

“Jika pengelolaan sampah dilakukan secara bersama-sama, maka dampaknya akan sangat besar bagi kebersihan kota dan kesehatan masyarakat,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....