Literasi Digital Bantu Perempuan Tingkatkan Kemampuan Berpikir
- 08 Sep 2026 15:18 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Literasi digital dinilai menjadi kemampuan penting bagi perempuan dalam menghadapi derasnya arus informasi di era teknologi. Tidak hanya mampu menggunakan perangkat digital, perempuan juga perlu memiliki kemampuan membaca, memahami, memeriksa, dan menganalisis informasi secara kritis.
Hal ini disampaikan Syukriah, S.K.M., M.KM (Kabid Perpustaaan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banda Aceh), dalam dialog PPA bersama Pro1 RRI Banda Aceh, dengan tema Bagaimana Meningkatkan Minat Baca Dan Daya Pikir Kritis Perempuan Di Era Digital, Senin, 07 September 2026.
“Perkembangan teknologi memberikan kemudahan bagi perempuan untuk mengakses berbagai sumber pengetahuan. Informasi mengenai pendidikan, kesehatan, ekonomi, keluarga hingga isu sosial kini dapat diperoleh dengan cepat melalui internet,” ucapnya.
Namun, kemudahan tersebut juga menghadirkan tantangan. Banyaknya informasi yang beredar di media sosial membuat masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk membedakan informasi yang benar, keliru, maupun menyesatkan.
Menurutnya, kondisi tersebut sejalan dengan sejumlah dialog RRI Banda Aceh yang menekankan pentingnya kemampuan memverifikasi informasi sebelum mempercayai atau membagikannya. “Literasi digital ini tidak cukup hanya dengan kemampuan mengoperasikan teknologi, tetapi juga mencakup kecakapan memahami dan menyaring informasi,” katanya.
Ia mengatakan, perempuan didorong untuk menjadikan teknologi sebagai sarana memperluas wawasan. Kebiasaan membaca berbagai sumber yang kredibel dapat membantu membangun pengetahuan sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis.
“Membaca juga tidak harus terbatas pada buku cetak. Perempuan dapat memanfaatkan buku elektronik, jurnal, artikel, perpustakaan digital, hingga berbagai platform pendidikan sebagai sumber pembelajaran,” jelasnya.
Namun, informasi digital tetap perlu disikapi secara kritis. Perempuan perlu membandingkan informasi dari beberapa sumber, melihat kredibilitas penulis atau lembaga penerbit, serta tidak langsung mempercayai informasi yang hanya muncul dari unggahan media sosial.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....