DP3A Aceh Perkuat Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak

  • 11 Agt 2026 09:29 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - DP3A Aceh memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak. Upaya tersebut dilakukan melalui edukasi, layanan pengaduan, serta pendampingan korban.

Kasi Tindak Lanjut Kasus UPTD PPA DP3A Aceh, Nurjanisah, mengatakan pencegahan dilakukan melalui sosialisasi. Kegiatan tersebut menyasar aparat desa, sekolah, orang tua, dan masyarakat.

“Di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh ada dua upaya,” kata Nurjanisah dalam Dialog Indonesia Layak Anak, Minggu, 9 Agustus 2026. Upaya tersebut mencakup pencegahan dan penanganan kasus.

Menurut Nurjanisah, DP3A Aceh juga mendorong keterlibatan anak melalui Forum Anak Tanah Rencong. Forum tersebut menjadi ruang bagi anak mengembangkan kreativitas secara positif.

DP3A Aceh turut menjalankan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat atau PATBM. Program tersebut melatih kader masyarakat mendeteksi kekerasan terhadap anak sejak dini.

Nurjanisah mengatakan UPTD PPA juga menyediakan layanan pengaduan dan penjangkauan kasus. Masyarakat dapat menyampaikan pengaduan secara langsung maupun melalui hotline selama 24 jam.

“Hotline UPTD PPA provinsi 08116880875, ini bisa diakses 24 jam untuk pengaduan,” ujarnya. Layanan tersebut juga menjangkau kasus yang belum dilaporkan masyarakat.

Ia menyebut kekerasan seksual menjadi kasus anak yang paling banyak ditangani. Selain itu, terdapat kasus penelantaran anak dan kasus terkait teknologi informasi.

Nurjanisah mengatakan penanganan korban dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan keluarga dan lingkungan sekitar. Pendampingan mencakup layanan kesehatan, psikologis, hukum, hingga pemberdayaan ekonomi.

“Kita enggak bisa kerja sendiri-sendiri,” katanya. Menurutnya, sinergi lintas sektor diperlukan untuk memenuhi seluruh hak korban.

Nurjanisah berharap kolaborasi tersebut mendukung terwujudnya Indonesia Layak Anak 2030. Menurutnya, pencapaian tersebut harus dimulai dari desa dan kecamatan layak anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....