Begini Adab dan Etika Cara Bertanya dalam Majelis
- 08 Agt 2026 14:21 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Ketua DPP ISAD Aceh, Tengku Mustafa Husen Woyla, S.Pd.I mengingatkan jamaah agar memperhatikan adab ketika mengajukan pertanyaan dalam majelis atau kajian keagamaan. Menurutnya, cara menyampaikan pertanyaan penting untuk menjaga suasana dialog tetap saling menghargai.
Tengku Mustafa mengatakan pertanyaan mengenai sumber atau dalil suatu pendapat tetap dapat diajukan, tetapi harus disampaikan dengan pilihan kata yang tepat. Hal itu agar pertanyaan tidak terkesan menyerang atau meragukan pemateri.
“Yang pertama itu adab-adab bertanya. Yang kedua tentang boleh enggak bertanya dalilnya mana. Itu cara bertanya, mungkin pilihan kata,” ujar Tengku Mustafa dalam dialog Kajian Islami Pro 1 RRI Banda Aceh, Jum’at 31 Juli 2026.
Ia mencontohkan, jamaah dapat menggunakan kalimat yang lebih santun dengan meminta penjelasan mengenai sumber asli suatu pendapat. Jika pertanyaan dinilai membutuhkan pembahasan mendalam, menurutnya, persoalan tersebut dapat dibahas secara khusus agar jawabannya lebih tuntas.
“Pertanyaan ini berat, jadi harus saya jawab tuntas. Kita bahas tema ini bagaimana secara runut sehingga nanti tidak ada yang tinggal. Jadi saling menghargai,” tambahnya.
Tengku Mustafa mengimbau jamaah untuk mengedepankan kesantunan dan saling menghargai dalam setiap kajian keagamaan. Menurutnya, pertanyaan yang disampaikan dengan adab akan membuka ruang dialog yang lebih sehat, sehingga perbedaan pendapat dapat dibahas secara bijak tanpa menimbulkan kesalahpahaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....