Anak Muda Diajak Siapkan Diri sebelum Menikah

  • 06 Agt 2026 15:35 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Esti Wulansari yang merupakan Founder Aceh Flexi School mengajak generasi muda untuk mempersiapkan diri sebelum menikah. Dirinya juga mengajak anak muda untuk menjadikan perasaan jatuh cinta sebagai motivasi untuk mengembangkan diri melalui kegiatan yang positif dan produktif. Hal tersebut disampaikannya dalam dialog Obrolan Santai Islami (OSSI) Pro 2 RRI Banda Aceh pada Kamis 30 Juli 2026.

Menurut Esti, rasa suka kepada seseorang merupakan fitrah yang tidak perlu dipendam ataupun disalahkan. Namun, perasaan tersebut sebaiknya diarahkan menjadi energi positif yang mendorong seseorang untuk meningkatkan kualitas diri, memperluas wawasan, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

"Kalau memang sedang suka sama seseorang, enggak apa-apa. Jadikan itu sebagai penyemangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik, bukan justru melakukan hal-hal yang dilarang," ujar Esti.

Ia menilai, perasaan tersebut akan memberikan manfaat apabila mampu dikelola dengan bijaksana dan tidak menguasai cara seseorang berpikir maupun bertindak.

Esti mengatakan, masa muda merupakan waktu yang tepat untuk memperbanyak pengalaman, meningkatkan kemampuan, dan mempersiapkan diri sebelum memasuki jenjang pernikahan. Karena itu, generasi muda didorong untuk mengisi waktunya dengan belajar, mengikuti kegiatan yang bermanfaat, serta mengembangkan potensi sesuai minat dan bakat masing-masing.

Ia menjelaskan bahwa fokus pada pengembangan diri tidak berarti mengabaikan keinginan untuk memiliki pasangan. Sebaliknya, seseorang yang terus memperbaiki kualitas dirinya akan lebih siap membangun hubungan yang sehat karena memiliki kematangan emosional, tujuan hidup yang jelas, serta kemampuan bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri.

"Yang perlu kita lakukan sekarang adalah memperbaiki diri, karena jodoh yang baik juga dipersiapkan dengan menjadi pribadi yang baik," kata Esti. Menurutnya, proses memperbaiki diri menjadi bagian dari ikhtiar agar seseorang dipertemukan dengan pasangan yang memiliki visi dan nilai kehidupan yang sejalan.

Esti berharap generasi muda tidak terburu-buru menjadikan hubungan asmara sebagai prioritas utama dalam hidup. Ia mengajak anak muda untuk memanfaatkan masa produktif sebagai kesempatan membangun karakter, meningkatkan kompetensi, dan mendekatkan diri kepada Allah sehingga ketika waktunya tiba, mereka siap membangun keluarga yang harmonis, sehat, dan penuh tanggung jawab.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....