Polda Aceh Waspadai Modus Baru Peredaran Narkoba
- 29 Jul 2026 10:12 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Polda Aceh mengingatkan masyarakat mewaspadai perkembangan modus peredaran narkoba di Aceh. Jalur tikus dan penyalahgunaan rokok elektronik menjadi perhatian aparat.
Direktur Reserse Narkoba Polda Aceh, Kombes Pol. Gazali Ahmad, S.I.K., M.H mengatakan tren peredaran narkoba terus berkembang. Modus baru ditemukan seiring meningkatnya aktivitas jaringan narkotika.
Gazali menyebut rokok elektronik mulai disalahgunakan sebagai media konsumsi narkotika. Fenomena itu banyak ditemukan pada kalangan anak muda karena rasa ingin tahu.
"Efeknya sangat luar biasa sekali. Perlu kita waspadai," ujarnya dalam Dialog Banda Aceh Menyapa, Selasa, 28 Juli 2026.
Selain sebagai daerah transit, Aceh juga menjadi lokasi peredaran narkotika. Barang haram tersebut dikirim melalui paket maupun jalur darat.
Menurut Gazali, letak Aceh berdekatan dengan Selat Malaka dan Samudera Hindia. Kondisi itu dimanfaatkan sindikat narkotika internasional untuk menyelundupkan barang terlarang.
Ia menjelaskan pelaku memanfaatkan jalur tikus menuju pesisir. Sindikat juga menggunakan metode ship to ship untuk menghindari pengawasan aparat.
Gazali mengajak masyarakat segera melaporkan aktivitas yang mencurigakan kepada kepolisian. Informasi warga dinilai penting untuk memutus jaringan peredaran narkotika.
"Kami perlu kesadaran masyarakat. Jangan takut menyampaikan informasi kepada kepolisian," kata Gazali.
Ia mengungkapkan polisi pernah menemukan lokasi pengemasan sabu dalam gubuk sederhana. Tempat tersebut dilengkapi pendingin ruangan dan beberapa kamera pengawas.
Barang bukti menunjukkan lokasi itu digunakan membagi sabu menjadi paket kecil. Paket tersebut kemudian diedarkan kepada para pengguna melalui jaringan tertentu.
Polda Aceh memastikan pemberantasan narkoba membutuhkan dukungan seluruh masyarakat. Kolaborasi menjadi kunci memutus peredaran narkotika di Aceh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....