Keluarga Harmonis Berawal dari Energi Positif dan Syukur
- 12 Jul 2026 07:02 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Membangun energi positif dalam keluarga menjadi kunci menciptakan rumah tangga yang harmonis dan penuh keberkahan. Islam mengajarkan akhlak mulia sebagai fondasi menghadirkan ketenangan, kasih sayang, dan rasa syukur.
Dosen Program Studi S3 Pendidikan Agama Islam UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Dr. Salami, M.A., mengatakan energi positif tercermin melalui perkataan, pikiran, perasaan, dan perilaku yang baik. Menurutnya, seluruh sikap tersebut memiliki pengaruh terhadap suasana dalam keluarga.
"Semua perkataan, perasaan, dan perilaku yang termasuk akhlakul karimah memiliki energi positif," katanya dalam Dialog Kajian Islami RRI Banda Aceh, Jumat, 10 Juli 2026.
Salami menjelaskan keluarga yang saling menghargai akan lebih mudah membangun hubungan harmonis. Ucapan syukur, apresiasi, dan komunikasi santun dapat memperkuat ikatan antara suami, istri, dan anak.
Ia menilai pasangan sebaiknya lebih fokus melihat kelebihan dibandingkan kekurangan. Sikap tersebut akan menghadirkan rasa syukur sekaligus memperkuat kasih sayang dalam rumah tangga.
Menurutnya, pemilihan kata dan intonasi berbicara juga memengaruhi kondisi psikologis keluarga. Ucapan yang lembut akan menghadirkan kenyamanan, sedangkan kata kasar memicu energi negatif.
Salami mengingatkan orang tua menyediakan waktu berkualitas bagi anak di tengah kesibukan. Kehadiran dan perhatian dinilai lebih bermakna dibandingkan sekadar memenuhi kebutuhan materi.
Ia berharap setiap keluarga membiasakan komunikasi yang baik, saling menghargai, dan memperkuat keimanan. Langkah tersebut diyakini mampu mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....