Makan Bersama Perkuat Ketahanan Keluarga di Era Digital

  • 20 Apr 2026 05:54 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Makan bersama dinilai penting dalam membangun ketahanan keluarga di tengah perkembangan teknologi digital. Aktivitas ini bukan sekadar rutinitas, tetapi memiliki nilai sosial dan spiritual dalam kehidupan keluarga.

Pakar Hukum Keluarga, H. Roni Haldi, Lc mengatakan makan bersama dalam Islam merupakan bagian dari ibadah sosial. Menurutnya, kebersamaan saat makan membawa keberkahan dan memperkuat hubungan antar anggota keluarga.

“Dalam Islam makan bersama bukan sekadar aktivitas fisik, tapi juga ibadah sosial,” ujar Roni, Minggu, 19 April 2026. Ia menambahkan, Rasulullah mengajarkan pentingnya kebersamaan dalam berbagai aktivitas, termasuk makan.

Ia menjelaskan, tradisi makan bersama juga tercermin dalam budaya masyarakat seperti kenduri di Aceh. Tradisi tersebut menjadi sarana mempererat hubungan sosial dalam keluarga dan masyarakat.

Menurutnya, meja makan menjadi ruang interaksi yang efektif untuk membangun komunikasi keluarga. Momen ini dapat menumbuhkan rasa memiliki dan kedekatan emosional antar anggota keluarga.

“Meja makan menjadi sarana efektif untuk mendekatkan anggota keluarga,” katanya. Ia menekankan pentingnya kualitas interaksi dalam menjaga ketahanan keluarga.

Roni menyebut, kebersamaan saat makan merupakan cara sederhana namun efektif memperkuat hubungan keluarga. Melalui momen ini, anggota keluarga dapat saling mendengar dan berbagi nilai kehidupan.

Namun, ia mengingatkan gangguan digital dapat melemahkan ikatan keluarga jika tidak dikelola dengan baik. Penggunaan gawai saat makan bersama dapat mengurangi kualitas interaksi.

Menurutnya, perkembangan teknologi tidak dapat dihindari dalam kehidupan modern saat ini. Aktivitas pendidikan dan sosial kini sangat bergantung pada perangkat digital.

Ia mencontohkan berbagai aktivitas kini menggunakan teknologi, termasuk belajar dan berbelanja. Kondisi ini membuat penggunaan gawai menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Teknologi memiliki dampak, tinggal bagaimana kita mengelolanya dengan baik,” ujarnya. Ia menegaskan pentingnya peran orang tua dalam mengatur penggunaan gawai.

Roni mengimbau keluarga menjaga momen makan bersama tanpa gangguan teknologi. Hal ini penting untuk memperkuat komunikasi dan ketahanan keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....