Perubahan Iklim Picu Kerusakan Terumbu Karang

  • 30 Apr 2026 18:39 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Perubahan iklim global mulai memberikan dampak serius terhadap ekosistem laut di Indonesia, termasuk meningkatnya potensi pemutihan terumbu karang (coral bleaching) akibat kenaikan suhu permukaan laut.

Marine Conservation Scientist Yayasan Sorce Konservasi Indonesia, Raja Adityya, mengatakan kondisi tersebut tidak terlepas dari tren cuaca panas dan potensi kemarau berkepanjangan yang diperkirakan akan terjadi dalam waktu dekat.

“Informasi dari BMKG menyebutkan kita berpotensi menghadapi kemarau berkepanjangan. Ini berkaitan dengan perubahan iklim yang berdampak pada kenaikan suhu, termasuk suhu permukaan laut,” ujarnya dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Sabtu 25 April 2026.

Ia menjelaskan, perubahan iklim dipicu oleh peningkatan gas rumah kaca yang menyebabkan kenaikan suhu global serta memicu cuaca ekstrem, seperti badai dan gelombang panas.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada ekosistem laut, khususnya terumbu karang yang sangat sensitif terhadap perubahan suhu.

“Ketika suhu permukaan laut meningkat, terumbu karang bisa mengalami coral bleaching. Jika berlangsung lama, karang bisa mati,” katanya.

Raja juga menyoroti kondisi lingkungan darat yang turut memperparah dampak perubahan iklim, seperti deforestasi dan berkurangnya kawasan hutan yang berfungsi menyerap karbon.

Menurutnya, kerusakan ekosistem darat akan mempercepat perubahan iklim yang pada akhirnya berdampak pada laut.

“Ketika hutan berkurang, kemampuan menyerap karbon juga menurun. Ini mempercepat pemanasan global dan berdampak ke ekosistem laut,” ujarnya.

Ia menilai, kondisi lingkungan saat ini, baik di darat maupun laut, tidak dalam keadaan baik-baik saja dan memerlukan perhatian serius dari semua pihak.

Upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, termasuk perlindungan hutan dan konservasi laut, dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan ekosistem dan mencegah kerusakan yang lebih luas.

Raja mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, karena dampak perubahan iklim tidak hanya dirasakan secara global, tetapi juga langsung memengaruhi kehidupan masyarakat di tingkat lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....