Kolaborasi Lintas Sektor Wujudkan Aceh Besar Layak Anak

  • 13 Apr 2026 18:13 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID,Banda Aceh - Upaya mewujudkan Kabupaten Aceh Besar sebagai daerah layak anak terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBPPPA) Aceh Besar, Drs. Fadhlan, dalam Dialog Idola Programa 1 RRI Banda Aceh, Minggu 12 April 2026.

Fadhlan menegaskan bahwa predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, hingga media. Menurutnya, pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak harus menjadi tanggung jawab bersama.

“Kolaborasi menjadi kunci utama. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa terdapat sejumlah indikator penting dalam mewujudkan KLA, di antaranya pemenuhan hak sipil dan kebebasan anak, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, serta perlindungan khusus bagi anak dari berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBPPPA) Aceh Besar, Drs. Fadhlan, dalam Dialog Idola Programa 1 RRI Banda Aceh, Minggu (12/4). Foto :RRI/Lis.

Dalam konteks Aceh Besar, Fadhlan menyebutkan bahwa berbagai program telah dijalankan, seperti peningkatan layanan ramah anak di fasilitas kesehatan dan pendidikan, pembentukan forum anak, hingga penguatan regulasi daerah yang berpihak pada kepentingan terbaik anak.

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat tantangan yang harus dihadapi, terutama dalam hal kesadaran masyarakat dan optimalisasi peran keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama bagi tumbuh kembang anak.

“Peran keluarga sangat penting. Orang tua harus menjadi garda terdepan dalam memberikan perlindungan dan memastikan hak-hak anak terpenuhi,” katanya.

Fadhlan juga menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan kepada masyarakat terkait pola asuh yang positif serta pencegahan kekerasan terhadap anak. Ia berharap, melalui kerja sama yang solid, Aceh Besar dapat terus meningkatkan capaian dalam evaluasi KLA di tingkat nasional.

Dialog tersebut menjadi ruang diskusi yang mendorong partisipasi publik dalam memahami pentingnya perlindungan anak sebagai investasi masa depan bangsa. Dengan kolaborasi yang kuat, Aceh Besar diharapkan mampu menjadi daerah yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....