Cerita Petugas Dapur MBG Bisa Beli Kendaraan
- 16 Feb 2026 01:38 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terbukti memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat di berbagai daerah. Seorang pekerja bernama Kristina Lende di Nusa Tenggara Timur merasakan langsung manfaat finansial dari pekerjaan tersebut.
Ia kini mampu memenuhi kebutuhan rumah tangga serta membeli satu unit sepeda motor untuk kegiatan sehari-hari. Peningkatan kesejahteraan ini dialaminya setelah bekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah Sumba Barat Daya.
“Selama saya kerja di MBG, saya sudah pernah beli motor pada tanggal 8 Februari kemarin tahun ini. Sebelum saya kerja di MBG, saya mau beli beras 1 kilo pun, saya susah sekali,” kata Kristina yang merupakan warga Desa Watu Kawula, Kabupaten Sumba Barat Daya, seperti dikutip dari Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Minggu, 15 Februari 2026.
Kendaraan roda dua tersebut digunakan untuk keperluan mengantar tiga anaknya menuju ke sekolah setiap hari. Anak sulung perempuan itu kini duduk di bangku sekolah menengah sementara dua lainnya masih sekolah dasar.
Kristina sebelumnya hanya mengandalkan penghasilan suami yang bekerja di perusahaan dengan upah Rp50.000 setiap harinya. Nasib keluarganya berubah sejak ibu tiga anak itu diterima bekerja sebagai pencuci ompreng di lokasi setempat.
Penghasilan tambahannya kini dapat digunakan untuk membeli beras serta lauk pauk guna memenuhi gizi keluarga. Pendapatan tersebut juga digunakan untuk membeli berbagai perlengkapan sekolah bagi ketiga anaknya yang sedang menempuh pendidikan.
“Semenjak saya kerja di MBG, saya sudah bisa beli beras 20 kilo, bahkan 50 kilo pun sudah bisa saya beli. Dan buat lauk-lauk anak-anak saya di rumah, dan buku penanya anak-anak saya di rumah,” ujar Kristina.
Ia bekerja di bagian pencucian mulai pukul 10.00 WITA hingga pukul 20.00 WITA atau tergantung penyelesaian tugas. Perempuan itu tetap merasa sangat bersyukur memiliki pekerjaan tersebut meskipun aktivitas di dapur umum cukup melelahkan.
“Ya capek juga, tapi namanya kita cari uang, ya harus berjuang kan gitu. Daripada duduk-duduk di rumah, melamun bikin sakit badan,” ucapnya.
Kristina menyampaikan rasa terima kasih kepada kepala negara karena program itu telah meningkatkan perekonomian keluarganya saat ini. Ia memiliki harapan besar agar kegiatan penyediaan makanan gratis ini semakin berkembang luas pada masa mendatang.
“Adanya MBG, sangat membantu sekali dalam rumah tangganya kami, sekali lagi saya terima kasih kepada Bapak Presiden. Terima kasih Pak Presiden Prabowo Subianto yang melakukan program ini, mudah-mudahan akan lebih maju dan lebih baik lagi,” katanya.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyebut program ini telah menyediakan satu juta lapangan kerja baru bagi masyarakat. Jumlah pekerjaan ini berpotensi terus bertambah karena target penerima manfaat makanan bergizi tersebut akan semakin banyak.
Pemerintah menargetkan penerima manfaat mencapai 82 juta orang dengan peningkatan layanan hingga 30.000 unit dapur umum. Setiap dapur diperkirakan akan mempekerjakan sekitar 50 orang sehingga dapat menciptakan 1,5 juta lapangan kerja nasional.
“Dari MBG saja sekarang sudah lebih dari 1 juta orang bekerja, ujungnya akan 1,5 juta orang bekerja tiap hari. Ekonomi di desa hidup, ini menimbulkan ekonomi dari bawah,” ucap Presiden Prabowo, Jumat, 13 Februari 2026.