Wapres Ingin Masyarakat 3T Menikmati Listik Secara Penuh
- 18 Okt 2025 19:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendorong pemerataan akses listrik di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Wapres Gibran berharap masyarakat di wilayah 3 T dapat menikmati akses listrik 24 jam.
Harapan itu disampaikan Wapres Gibran saat meninjau pembangkit listrik terapung milik PLN Indonesia Power di Ambon, Maluku, Selasa (14/10/2025). Pembangkit listrik terapung tersebut adalah Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Barge Mounted Power Plant (BMPP) Nusantara I.
"Terima kasih PLN, saya berharap pada 2026, untuk daerah-daerah terpencil dan terluar. Saat ini masih dialiri listrik 12 jam atau 6 jam, harapannya bisa menikmati listrik 24 jam penuh," kata Wakil Presiden Gibran, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (18/10/2025).
Menurut Wapres, pemerataaan akses listrik akan menggeliatkan kehidupan masyarakat terutama ekonomi. Jika ekonomi terus tumbuh maka masyarakat desa akan sejahtera.
"Pemerataan akses listrik akan mempercepat pertumbuhan ekonomi desa. Tentu meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ujarnya.
Wapres Gibran menyampaikan apresiasi untuk PT PLN sehingga masyarakat di Kota Ambon termasuk wilayah kepulauan dapat menikmati akses listrik. Wapres Gibran juga mengapresiasi peran strategis BMPP Nusantara I dalam mendukung pemerataan akses listrik dan pembangunan daerah.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Rizal Calvary Marimbo mengatakan BMPP Nusantara I memiliki peran penting. Peran itu adalah inovasi strategis dalam menjangkau wilayah kepulauan yang sulit dijangkau oleh pembangkit konvensional.
“Wujud nyata inovasi PLN dalam menghadirkan pembangkit yang fleksibel dan cepat mobilisasi, khususnya wilayah kepulauan. Pembangkit ini tidak hanya menjamin keandalan sistem, tetapi juga menjadi solusi strategis untuk pemerataan energi nasional,” kata Rizal.
Pemerataan akses listrik sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Asta Cita yakni memperkuat pelayanan publik dan pemerataan pembangunan yang berkeadilan, dan akses energi menjadi fondasi utama dalam mendorong kemajuan daerah.
Sementara, Direktur Operasi Pembangkit Gas PLN Indonesia Power Purnomo akan mengoptimalkan pengoperasian pembangkit secara efisien dan berkelanjutan. Sehingga dapat memberikan dampak secara langsung kepada masyarakat.
“Kami terus berkomitmen untuk mengoptimalkan operasi pembangkit gas, termasuk BMPP Nusantara I, agar memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Efisiensi, keandalan, dan keberlanjutan menjadi prinsip utama kami dalam mendukung sistem kelistrikan di Indonesia timur,” kata Purnomo.
BMPP Nusantara I memiliki kapasitas sebesar 58 MW yang dihasilkan dari enam unit mesin. Pembangkit ini juga didukung oleh Ambon Peaker 1, menyumbang tambahan daya sebesar 39 MW dari empat unit mesin.
Secara keseluruhan, sistem kelistrikan di Pulau Ambon memiliki daya mampu total sebesar 100 MW. Adapun beban puncak tertinggi pada malam hari mencapai 65 MW dan sistem ini masih memiliki cadangan putar sebesar 34 MW.
Dengan demikian, kebutuhan listrik masyarakat Ambon terpenuhi dengan baik. PLN juga tengah membangun PLTMG Ambon Peaker 2 berkapasitas 50 MW yang ditargetkan rampung pada Juni 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....