Pemudik Naik 1.000 Jiwa, Kecelakaan di Banten Turun 58 Persen

  • 30 Mar 2026 02:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Terminal Poris Pelawad, Kota Tangerang mengalami tren peningkatan penumpang yang melangsungkan periode mudik dan arus balik Lebaran 2026 dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya
  • Tingkat kecelakaan lada arus mudik dan arus balik diwikayah Banten menurun 58 persen

RRI.CO.ID, Tangerang - Peningkatan jumlah penumpang arus balik mudik Lebaran/Idulfitri 1447 Hijriyah di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang melonjak 1.000 jiwa. Sementara tren kecelakaannya di Banten pada periode yang sama turun 58 persen.

Kepala Terminal Poris Plawad Kota Tangerang, Alwien Athena mengatakan lonjakan penumpang hingga 5.761 jiwa selama arus balik Lebaran, 22-29 Maret 2026. Sebab, pada periode Lebaran 2025, hanya mencapai 4.709 jiwa.

“Alhamdulillah, pelayanan arus balik Lebaran di Terminal Poris Plawad berjalan cukup lancar. Jumlah penumpangnya juga mengalami lonjakan 1.000 jiwa dibandingkan tahun sebelumnya," ujarnya, Senin 30 Maret 2026.

Selama sepekan terakhir kemarin, sambung Alwen, ada 5.761 penumpang dengan rincian jumlah kedatangan penumpang sebesar 750 jiwa dan jumlah pemberangkatan penumpang sebesar 5.011 jiwa. Kemudian, jumlah operasional layanan transportasi Bus AKAP (Antar Kota dan Antar Provinsi) juga melonjak drastis dibandingkan dengan hari biasa.

Menurutnya, berdasarkan data rekapitulasi yang dilakukan terdapat sekitar 160-200 bus yang beroperasi setiap harinya selama arus balik Lebaran kemarin. “Termasuk pada puncak arus balik (28 Maret 2026, Red) terdapat 191 bus yang berangkat serta 191 bus yang tiba di Terminal Poris Plawad," ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, keberadaan posko terpadu yang disediakan selama arus mudik dan balik kemarin dinilai efektif. Karena, berhasil membantu penumpang mendapatkan pelayanan prima di Terminal Poris Plawad Kota Tangerang.

Terpisah, Kepala Polda Banten, Irjen Pol Hengki mengaku pihaknya mencatat penurunan signifikan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 58 persen. Data ini selama masa Operasi Ketupat Maung dalam pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Dia mengungkapkan jumlah peristiwa kecelakaan lalu lintas turun dari 33 kejadian pada tahun 2025, menjadi 14 kejadian pada tahun ini. "Korban meninggal dunia juga berkurang 58 persen, dari tujuh orang menjadi tiga jiwa," kata dia.

Sementara itu, kata Hengky, korban luka ringan menurun drastis 74 persen dari 38 menjadi 10 jiwa. Selain penurunan angka kecelakaan, jumlah pelanggaran lalu lintas juga mengalami penurunan dari 2.377 menjadi 734 pelanggaran. Data ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam berkendara secara aman.

Di sisi lain, meski angka kecelakaan menurun, volume kendaraan yang melintasi pelabuhan diwilayah hukum Polda Banten justru mengalami peningkatan. Jumlahnya sebesar enam persen atau sebanyak 258.223 unit dibandingkan tahun 2025 yang tercatat 244.395 unit.

"Kenaikan didominasi kendaraan roda empat sebesar empat persen dan roda dua sebesar lima persen. Jumlah penumpang juga naik lima persen, dari 971.957 jiwa menjadi 1.025.303 jiwa," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....