Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Merak Lancar tanpa Penumpukan Kendaraan

  • 29 Mar 2026 18:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Puncak arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak berlangsung lancar dan terkendali
  • Ratusan kendaraan yang turun dari kapal feri langsung bergerak keluar pelabuhan
  • Pengaturan lalu lintas dilakukan secara maksimal oleh petugas di lapangan

RRI.CO.ID, Cilegon - Puncak arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak berlangsung lancar dan terkendali. Tidak terlihat antrean panjang kendaraan maupun penumpang di area dermaga sejak Minggu, 30 Maret 2026, dini hari.

Ratusan kendaraan yang turun dari kapal feri langsung bergerak keluar pelabuhan. Proses bongkar muat berjalan efisien berkat koordinasi solid antar instansi terkait.

“Arus kendaraan dari Sumatra menuju Jawa mendominasi pergerakan. Kondisi ini menjadi perhatian utama aparat kepolisian di lapangan,” kata Kabid Humas Polda Banten AKBP Maruli Ahiles Hutapea, Minggu, 30 Maret 2026.

Diketahui pengaturan lalu lintas dilakukan secara maksimal oleh petugas di lapangan. Seluruh personel disiagakan selama 24 jam untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan.

Selain itu, rekayasa lalu lintas disiapkan termasuk penerapan sistem contraflow. Langkah ini untuk mengurai kepadatan, terutama di ruas tol menuju Jakarta.

Berdasarkan data Posko Bakauheni pada H+6, tercatat 112 trip kapal beroperasi. Jumlah penumpang mencapai 1.148.252 orang atau naik 2,5 persen dibanding tahun lalu.

Pada H+6, kendaraan roda dua tercatat sebanyak 11.661 unit menyeberang. Sementara kendaraan roda empat mencapai 14.142 unit dari Sumatera menuju Jawa.

Total kendaraan yang menyeberang pada hari tersebut mencapai 26.565 unit. Angka ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat pada arus balik Lebaran.

Sebaliknya, dari arah Jawa ke Sumatra tercatat 128 trip kapal beroperasi. Jumlah kendaraan mencapai 11.901 unit melalui Posko Merak pada periode sama.

Secara akumulatif, penumpang menuju Sumatera mencapai 1.266.794 orang. Total kendaraan menyeberang dari Jawa ke Sumatra tercatat 319.121 unit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....