PELNI Catat Lonjakan Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Tanjung Priok
- 27 Mar 2026 15:02 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT PELNI Cabang Jakarta mencatat lonjakan signifikan arus balik Lebaran 2026
- PT PELNI memprediksi puncak arus balik angkutan laut akan terjadi pada periode H+5 hingga H+10 Lebaran
- KM Dobonsolo tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta –PT PELNI Cabang Jakarta mencatat lonjakan signifikan arus balik Lebaran 2026 pada angkutan laut. Terutama pada layanan Kapal Motor (KM) Kelud dan juga KM Dobonsolo yang baru saja bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Kepala Operasi dan Pelayanan PT PELNI Cabang Jakarta, Julian Adams, mengatakan sebelumnya KM Kelud telah menurunkan penumpang arus balik lebaran 2026. Kemudian di susul KM Dobonsolo yang membawa penumpang arus balik di Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat, 27 Maret 2026.
KM Dobonsolo tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada Jumat pukul 08.00 WIB dengan membawa ratusan penumpang dari wilayah timur Indonesia. Sebanyak 826 penumpang tercatat turun dari kapal tersebut setibanya di pelabuhan.
“Selain mengangkut penumpang, KM Dobonsolo juga membongkar muatan sebanyak 11 TEUs. Yang terdiri dari 8 kontainer berisi dan 3 kontainer kosong,” kata Julian saat dikonfirmasi, Jumat, 27 Maret 2026.
KM Dobonsolo sebelumnya melayani rute pelayaran Fakfak–Ambon–Namlea–Baubau–Makassar–Surabaya. Dengan pemberhentian terakhir di Tanjung Priok dalam perjalanan kembali menuju Jakarta.
Kedatangan kapal ini menjadi bagian dari arus balik angkutan laut pasca-Lebaran 2026 yang terus meningkat. Sebelumnya KM Kelud tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada Rabu, 25 Maret 2026.
“Sebanyak 3.178 penumpang tercatat turun dari kapal tersebut setibanya di pelabuhan. KM Kelud juga melakukan kegiatan bongkar muatan sebanyak 22 TEUs, terdiri dari 6 kontainer isi dan 16 kontainer kosong,” ucap Julian.
KM Kelud sebelumnya melayani rute pelayaran Belawan–Tanjung Balai Karimun–Batam–Tanjung Prio. Kedatangan kapal ini menjadi bagian dari peningkatan aktivitas arus balik angkutan laut pada periode pasca-Lebaran 2026.
Dalam menghadapi arus balik Lebaran 2026, PT PELNI mengoperasikan sembilan kapal penumpang dengan kapasitas antara 1.000 hingga 3.000 orang per kapal. Selain itu, tersedia enam kapal tambahan yang dapat difungsikan untuk angkutan kontainer atau kargo.
PT PELNI memprediksi puncak arus balik angkutan laut akan terjadi pada periode H+5 hingga H+10 Lebaran. Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pasca hari raya.
Perusahaan juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perhubungan. Apresiasi tersebut karena dukungan dan dispensasi kapasitas penumpang selama masa angkutan Lebaran 1447 Hijriah.
Melalui kebijakan tersebut, kapasitas angkut meningkat hingga 61 persen pada sembilan kapal yang dioperasikan dari Pelabuhan Tanjung Priok. Sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....