KA Joglosemarkerto Jadi Kereta Favorit Pemudik Masa Lebaran 2026
- 28 Mar 2026 23:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- KA Joglosemarkerto tercatat sebagai layanan yang paling diminati oleh pelanggan selama periode masa angkutan Lebaran 2026.
- Tingkat pergerakan penumpang terpantau cukup tinggi dan tersebar merata.
- Konektivitas kereta api berperan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal serta meningkatkan kunjungan destinasi wisata unggulan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kereta Api (KA) Joglosemarkerto menjadi armada paling favorit bagi masyarakat selama masa libur Lebaran. Data resmi perusahaan mencatat layanan tersebut berhasil mengangkut puluhan ribu penumpang di wilayah Jawa Tengah.
Total pelanggan KA Joglosemarkerto relasi Solo Balapan menuju Semarang Tawang mencapai angka 44.480 orang. Pencapaian angka tersebut merupakan yang paling tinggi dibandingkan seluruh perjalanan kereta api jarak jauh lainnya.
Layanan KA Airlangga menempati posisi kedua dengan jumlah pemesanan tiket 42.922 kursi. Posisi ketiga dalam daftar kereta favorit diisi kembali oleh KA Airlangga untuk relasi tujuan ke Pasarsenen.
“Joglosemarkerto menghadirkan konektivitas yang membuka akses antarkota sekaligus memperluas pilihan perjalanan. Pelanggan dapat menjangkau lebih banyak tujuan dalam satu rangkaian perjalanan,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, 28 Maret 2026.
Pihak Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat pergerakan penumpang yang sangat merata pada tiga wilayah operasional berbeda. Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang melaporkan volume penumpang tertinggi sebanyak 567.079 orang selama periode Lebaran ini.
Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta menyusul dengan catatan jumlah pelanggan 559.627 orang. Sedangkan volume penumpang di wilayah Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto mencapai 441.767 orang.
Rute tersebut melewati banyak kota wisata seperti Solo, Yogyakarta, Semarang, Pekalongan, hingga Tegal. Kehadiran para pelanggan kereta ini turut menggerakkan sektor ekonomi kreatif serta pariwisata wilayah yang dilewatinya.
Para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merasakan dampak ekonomi langsung dari peningkatan jumlah wisatawan kereta api. Produk kuliner lokal seperti mendoan dan batik sangat laris terjual berkat adanya konektivitas layanan transportasi masal tersebut.
“Perjalanan kereta api membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk beraktivitas sekaligus mendukung pelaku usaha lokal di berbagai daerah,” ujar Executive Vice President of Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudyo.
KAI mencatat pergerakan massa ini secara konsisten sejak 11 Maret hingga hari Sabtu, 28 Maret 2026 pagi. Pihak KAI berharap keberhasilan angkutan liburan tahun ini dapat memperkuat hubungan antardaerah dan meningkatkan ekonomi kerakyatan lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....