Jalan Tol Lebaran Mulus, Arus Mudik-Balik 2026 Dinilai Lancar
- 28 Mar 2026 15:43 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menilai kondisi jalan tol selama libur Lebaran 2026 secara umum dalam kondisi baik.
- Kementerian Pekerjaan Umum akan terus meningkatkan kualitas jalan demi mendukung konektivitas masyarakat.
- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebut kebijakan kerja fleksibel WFA efektif menekan kepadatan kendaraan saat periode mudik dan balik Lebaran 2026.
RRI.CO.ID, Brebes - Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menilai kondisi jalan tol selama libur Lebaran 2026 secara umum dalam kondisi baik. Hal itu disampaikan usai melakukan peninjauan di Brebes, Sabtu 28 Maret 2026.
“Sejauh ini bagus, saya kaget tadi. Ketika saya lewat, saya coba di bahu jalan bagus, bagus,” kata Dody.
Meski begitu, ia mengakui masih ada beberapa titik mendekati wilayah Brebes yang memerlukan perbaikan. Namun jumlahnya dinilai tidak banyak dan secara umum kualitas jalan tol sudah semakin baik.
“Untuk yang lain bagus, sudah keren. Karena bahu jalan juga sudah keren banget,” ujarnya.
Dody menegaskan Kementerian Pekerjaan Umum akan terus meningkatkan kualitas jalan demi mendukung konektivitas masyarakat. Ia mencontohkan perbaikan yang telah dilakukan di ruas Tol Cipali setelah sebelumnya sempat mendapat keluhan.
“Sekarang alhamdulillah secara umum mulus. Kemarin sempat saya komplain di Cipali tapi sudah dibetulin. Jadi harus selalu begitu karena musim hujan, pekerjaannya harus terus,” katanya.
Menurut Dody, pelaksanaan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini juga relatif lebih lancar. Ini jika dibandingkan tahun sebelumnya.
Ia menilai kelancaran tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak, mulai dari kesiapan infrastruktur, pengaturan lalu lintas. Hingga kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang membantu mendistribusikan waktu perjalanan masyarakat.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebut kebijakan kerja fleksibel WFA efektif menekan kepadatan kendaraan saat periode mudik dan balik Lebaran 2026. Menurut data Kementerian Perhubungan, pergerakan angkutan umum selama periode H-8 hingga H+3 Lebaran meningkat 4,07 persen.
Jumlah keberangkatan penumpang bahkan naik 11,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Puncak arus balik tercatat terjadi pada Selasa (24/3) dengan 256.338 kendaraan melintas dalam satu hari, meningkat dari 223.163 kendaraan pada Lebaran tahun lalu.
Selain kebijakan WFA, pemerintah juga menilai program diskon tarif tol berpotensi membantu pemerataan distribusi arus kendaraan. Agar tidak terpusat pada waktu tertentu.
Masyarakat pun diimbau memanfaatkan kebijakan tersebut untuk menghindari kepadatan yang diperkirakan terjadi pada 28–29 Maret 2026. Dudy memastikan pemerintah akan terus melakukan evaluasi penyelenggaraan angkutan Lebaran guna meningkatkan kualitas layanan di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....