Angkutan Lebaran 2026 Catat 7,4 Juta Penumpang di 37 Bandara Angkasa Pura

  • 28 Mar 2026 13:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Total 7.409.950 penumpang tercatat di 37 bandara dengan 54.310 penerbangan sejak awal posko 13 Maret 2026
  • Jumlah penumpang naik 2,6 persen dibanding tahun lalu dan telah pulih hingga 104 persen dibandingkan periode 2019 sebelum pandemi
  • Penerbangan meningkat 7,2 persen, namun kargo turun 18,9 persen dengan utilisasi penerbangan mencapai 81,1 persen

RRI.CO.ID, Jakarta - Officer Operations PT. Angkasa Pura Melvi menyampaikan data operasional angkutan Lebaran yang dipantau dari 37 bandara hingga Jumat, 27 Maret 2026. Pemantauan tersebut mencakup total maskapai, rute penerbangan, jumlah penerbangan, serta total penumpang selama periode posko berlangsung.

Melvi menjelaskan pemantauan dilakukan sejak tanggal 13 awal posko hingga hari ini mencatat total 237 maskapai beroperasi. Dari data tersebut terdapat total 1.443 rute penerbangan dengan jumlah keseluruhan 54.310 penerbangan yang tercatat.

“Dari tanggal 13 awal posko sampai dengan hari ini, itu total airlines itu ada di 237 airlines, dengan total rute 1443. Total flightnya itu ada di 54.310, dengan total passenger atau penumpang itu ada di 7.409.950,” ujarnya kepada RRI di Posko Pusat Angkutan Lebaran 2026, di Kantor Kementerian Perhubungan, Jumat, 27 Maret 2026.

Ia juga menyebutkan total penumpang yang terangkut selama periode tersebut mencapai angka 7.409.950 orang di 37 bandara. Selain itu, terdapat sepuluh destinasi bandara teratas seperti Soekarno-Hatta, Surabaya, Kuala Lumpur, hingga Denpasar.

Sementara itu, Airport Operations Specialist PT. Angkasa Pura Indonesia Citra menyampaikan jumlah penumpang di 37 bandara mengalami kenaikan sebesar 2,6 persen dibandingkan tahun lalu. Ia juga menyebutkan jika dibandingkan periode puncak 2019 sebelum pandemi, jumlah penumpang telah pulih mencapai 104 persen.

“Untuk passengernya (penumpang) kita mengalami kenaikan sebesar 2,6 persen dibandingkan tahun yang lalu. Terus kalau kita bandingin yang puncaknya 2019 ini sebelum COVID, itu kita sudah recovery (pulih) ya, sudah recovery passengernya 104 persen,” ucapnya.

Citra menambahkan jumlah penerbangan juga meningkat sebesar 7,2 persen dibandingkan tahun lalu meskipun kargo mengalami penurunan 18,9 persen. Ia menjelaskan tingkat pemulihan penerbangan dibandingkan 2019 masih berada di angka 93 persen dengan utilisasi penerbangan mencapai 81,1 persen.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....