Pengguna Harian Mulai Dominasi Layanan Commuter Line Usai Lebaran
- 26 Mar 2026 22:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pengguna harian kembali mendominasi transportasi massal setelah selesainya masa libur panjang cuti bersama Lebaran 2026.
- KAI Commuter mencatat total volume pengguna kereta Jabodetabek mencapai angka 13.306.263 orang sepanjang periode Angkutan Lebaran.
- Fasilitas integrasi antarmoda di stasiun besar sangat berperan penting dalam membantu kemudahan konektivitas mobilitas harian para pengguna.
RRI.CO.ID, Jakarta - Volume pengguna harian Commuter Line mulai meningkat kembali pada wilayah Jabodetabek hari ini. Masyarakat kembali melakukan aktivitas rutin ke kantor setelah masa libur panjang cuti bersama Lebaran berakhir.
Para penumpang mulai memadati sejumlah stasiun kereta api sejak pagi hari pada Kamis, 26 Maret 2026. Mayoritas pergerakan pekerja harian menuju kawasan perkantoran terlihat mendominasi perjalanan di beberapa lintasan kereta api.
Vice President (VP) Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda memberikan data statistik penumpang sampai pukul 13.00 WIB. Pihak manajemen mencatat sebanyak 279.114 orang menggunakan jasa transportasi massal tersebut untuk melakukan perjalanan mereka.
“Sedangkan Stasiun Sudirman yang berlokasi di Kawasan perkantoran menjadi stasiun tujuan dengan volume terbanyak yaitu sebanyak 22.267 orang,” ujar Karina, Kamis.
Stasiun Bogor menjadi lokasi pemberangkatan penumpang paling padat dengan total mencapai 20.804 orang. Perusahaan juga mencatat rata-rata jumlah pengguna harian selama masa Angkutan Lebaran (Angleb) mencapai 887.084 orang penumpang.
Total pengguna pada Jabodetabek adalah 13.306.263 orang dalam kurun waktu antara tanggal 11-25 Maret. Layanan Commuter Line Merak mengangkut sebanyak 203.053 orang penumpang dalam periode libur panjang Idulfitri tahun ini.
“Untuk rata-rata perhari selama cuti bersama (18-24 Maret) KAI Commuter melayani pengguna mencapai 1.726.1219 orang yang mencerminkan antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan Commuter Line di wilayah Jabodetabek, Merak dan Bandara baik untuk keperluan mudik lokal, silaturahmi, maupun wisata,” ujarnya.
Lonjakan jumlah penumpang tertinggi pada wilayah Jabodetabek terjadi saat Minggu, 22 Maret 2026 yakni mencapai 899.640 orang. Pihak operator juga mencatat puncak kepadatan Commuter Line Basoetta pada Selasa, 17 Maret sebanyak 10.465 orang.
“Dari sisi karakteristik, pengguna selama masa Angleb didominasi oleh penumpang musiman, seperti keluarga yang melakukan perjalanan rekreasi atau silaturahmi. Namun, seiring berakhirnya libur lebaran, komposisi penumpang hari ini mulai didominasi oleh pekerja harian yang menggunakan Commuter Line sebagai transportasi utama menuju tempat kerja,” ucap Karina.
Kereta Api (KA) Petani yang beroperasi normal telah melayani 1.396 orang pengguna sepanjang masa Angkutan Lebaran tersebut. Layanan Commuter Line Merak hanya sempat melayani relasi dari Rangkasbitung sampai Cilegon selama masa mudik Lebaran 2026.
Peran integrasi antarmoda terlihat pada Stasiun Sudirman yang telah melayani sebanyak 403.781 orang selama periode angkutan khusus. Kemudian volume pengguna di Stasiun Bogor tercatat 756.219 orang dan Stasiun Cikarang sebanyak 337.049 orang selama liburan.
Stasiun Cawang melayani 277.456 orang serta Stasiun Rangkasbitung telah mencatat sebanyak 236.634 orang pada periode masa tersebut. Kemudahan konektivitas sangat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat yang ingin bepergian jarak dekat maupun lanjut dengan moda lainnya.
“KAI Commuter juga mengimbau kepada seluruh pengguna yang masih menikmati masa liburan pada minggu ini agar tetap merencanakan perjalanan dengan baik, memperhatikan jadwal perjalanan, serta menjaga keamanan dan kenyamanan selama menggunakan Commuter Line, juga bagi penumpang yang berwisata bersama keluarga ada baiknya melakukan perjalanan diluar jam sibuk,” kata Public Relations Manager KAI Commuter Indonesia (KCI) Leza Arlan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....