Puluhan KAJJ Tambahan Disiapkan Kemenhub saat Lebaran 2026
- 26 Mar 2026 09:26 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan arus balik Lebaran 2026 berjalan lebih terkendali berdasarkan pemantauan langsung di Terminal Pulo Gebang, Jakarta
- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menambah puluhan perjalanan kereta api jarak jauh (KAJJ) selama angkutan Lebaran 2026
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menambah puluhan perjalanan kereta api jarak jauh (KAJJ) selama angkutan Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang sekaligus memastikan keselamatan perjalanan tetap terjaga.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kemenhub, Arif Anwar, mengatakan total terdapat 62 perjalanan kereta tambahan yang dioperasikan selama periode tersebut. Ia menyebut penambahan ini diiringi penguatan pengawasan dan manajemen operasional di seluruh jaringan perkeretaapian.
“Pada angkutan Lebaran 2026 ini, kami menambah sebanyak 62 perjalanan kereta api tambahan. Dengan rincian 60 kereta antarkota dan dua kereta perkotaan,” kata Arif Anwar dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis, 26 Maret 2026.
Ia menegaskan, aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran. Sehingga, kata Arif, berbagai langkah telah dilakukan secara menyeluruh sebelum dan selama masa operasional.
“Kami melakukan langkah preventif, pengawasan intensif, serta penguatan manajemen operasional. Hal ini dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kelayakan operasional,” ucap Arif.
Arif menjelaskan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan menyeluruh (ramp check) terhadap sarana dan prasarana kereta api. Langkah ini guna memastikan seluruhnya dalam kondisi layak operasi.
“Kami telah melakukan inspeksi keselamatan terhadap seluruh sarana dan prasarana. Baik itu sebelum maupun selama masa angkutan Lebaran,” ucap Arif menjelaskan.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan arus balik Lebaran 2026 berjalan lebih terkendali berdasarkan pemantauan langsung di Terminal Pulo Gebang, Jakarta. Ia menilai distribusi perjalanan pemudik lebih merata seiring kebijakan pemerintah terkait pengaturan waktu kerja fleksibel bagi masyarakat
Dudy menjelaskan adanya kebijakan Flexible Working Arrangement (FWA) memberikan ruang bagi masyarakat merencanakan perjalanan arus. Ia juga menyebutkan puncak arus balik diperkirakan tidak hanya terjadi pada gelombang pertama tanggal 24 hingga 25 Maret.
Potensi peningkatan arus kendaraan dan penumpang diprediksi kembali terjadi pada gelombang kedua tanggal 28 hingga 29 Maret mendatang. “Bisa kita lihat dari jalan tol yang tidak terlalu padat, kemudian tadi arusnya masuk perlahan-lahan, itu menunjukkan bahwa situasi ini berjalan sudah lebih baik,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....